Cara Manfaatkan Bonus

Ilustrasi bonus THR.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Awal tahun adalah saat yang ditunggu-tunggu karyawan dan pekerja yang akan menerima penghasilan tambahan berupa bonus tahunan. Bonus merupakan bagian dari hasil kerja keras selama setahun, dan tentunya kita ingin menikmatinya secara spesial. Sangat wajar dan boleh-boleh saja. 

img_title 10 Cara Menemukan Inspirasi Bisnis yang Potensial dan Kreatif!

Namun, jangan lupa untuk memanfaatkan secara bijak bonus yang diterima. Mari simak penjelasan Head of Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), Freddy Tedja, seperti dikutip dari keterangannya, Rabu 29 Januari 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bonus itu tidak pasti

img_title Berawal dari Dropship, Gamer Ini Punya Rental Mobil dan Beberapa Vila Miliaran di Bali

Jangan keburu terlalu senang, ketika akan menerima bonus. Harus diingat, bonus bukanlah penghasilan tetap. Jumlah yang diterima bisa nol, bisa juga besar. Semua tergantung kepada kinerja kita dan juga kinerja perusahaan pada tahun sebelumnya. Karena jumlahnya yang tidak pasti, penting bagi kita untuk merencanakan penggunaan bonus. Pastinya, janganlah membelanjakannya bonus yang belum diterima!

Kenapa harus menunda? Bisa dibayangkan, seandainya bonus yang diterima tidak sesuai harapan (misalnya, jumlahnya di bawah harapan atau malah tidak dapat sama sekali), yang repot justru kita sendiri. Alih-alih menikmati bonus, yang ada pengeluaran justru bertambah, atau bahkan sampai berutang.

img_title Dari Kurir Paket Kini Jadi Influencer, Pria Ini Sukses Bisnis Laundry dan Jasa Pembuatan Website

Menyenangkan diri dari bonus

Bonus itu ibarat doping, pemacu semangat agar kinerja kita dapat lebih produktif lagi ke depannya. Tidak ada salahnya menggunakan bonus untuk menyenangkan diri kita, seperti belanja, atau berlibur bersama keluarga. Lalu, bagaimana jika kita punya utang? Bonus pun dapat kita manfaatkan untuk melunasi sebagian kewajiban utang. Bunga utang konsumtif, jauh lebih besar daripada bunga simpanan atau deposito, sehingga mengurangi kewajiban utang akan menyehatkan kondisi keuangan kita. Namun, jangan lupa untuk tetap mengalokasikan sebagian porsi bonus untuk menyenangkan diri. Karena, bonus merupakan hasil kerja keras kita yang halal, jadi harus kita nikmati dan syukuri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perencanaan keuangan dari gaji bukan bonus

Penting untuk merencanakan penggunaan bonus. Namun harus diingat, jangan mengandalkan bonus ke dalam perencanaan keuangan yang sudah kita tetapkan sebelumnya. Berbeda dengan gaji ataupun THR yang sudah dapat kita prediksi dan pastikan jumlahnya, tidak demikian dengan bonus. Untuk memenuhi tujuan keuangan – seperti persiapan pendidikan anak, liburan, atau persiapan pensiun – lakukan perencanaan keuangan secara matang dari penghasilan tetap yang lebih terprediksi Setidaknya 20% dari penghasilan setiap bulan kita sisihkan untuk masa depan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut