Keputusan Keuangan Ini Harus Segera Diambil Sekarang
Senin, 1 Februari 2016 - 06:57 WIB
Sumber :
- Duitpintar.com
Baca Juga
Demikian pula dalam hal menggunakan kartu kredit, kencangkan pengeluaran agar tagihan kartu kredit tidak membengkak dan bisa lebih terkontrol.
Baca Juga
Baca Juga
3. Mulai berinvestasi
Jika Anda memiliki dana berlebih, akan lebih baik bila digunakan untuk berinvestasi. Ada banyak instrumen yang bisa dipilih untuk berinvestasi, seperti saham, properti, reksa dana, juga emas batangan.
Dalam memilih instrumen investasi, pastikan Anda memahami cara bermainnya. Oleh sebab itu, penting untuk mempelajari kelebihan juga kekurangan dari setiap instrumen investasi yang Anda minati. Dengan demikian, Anda akan mengetahui bahkan meminimalkan potensi risiko yang akan ditanggung.
4. Persiapkan dana pensiun
Sudah banyak terjadi di masyarakat, di mana saat muda berjaya tetapi setelah tua menderita. Hal ini terjadi karena keuangan di masa tua tak setangguh di masa muda. Itulah pentingnya dana pensiun, untuk mempersiapkan kehidupan yang baik di saat usia tak lagi produktif bekerja.
Tak heran jika pemerintah mencanangkan program Jaminan Hari Tua (JHT) yang wajib diikuti oleh perusahaan baik skala besar maupun kecil untuk menjamin kehidupan pegawainya di masa depan.
Lantas, bagaimana dengan mereka yang berprofesi sebagai wirausaha atau profesional seperti notaris, dokter, dan lainnya, apa bisa mengikuti program JHT? Program JHT hanya salah satu produk yang bisa dipilih untuk persiapan dana pensiun.
Ada beragam produk dana pensiun lain yang ditawarkan oleh perbankan atau perusahaan asuransi yang bisa dipilih. Dengan mempersiapkan dana pensiun, Anda akan bisa menikmati hari-hari tua dengan bahagia.
5. Ajukan kenaikan gaji
Keputusan yang satu ini memang agak sulit dilakukan, tetapi bukan tidak mungkin. Ada beberapa pertimbangan yang bisa digunakan untuk mengajukan kenaikan gaji kepada perusahaan tempat Anda bekerja.
Misalnya masa kerja yang cukup lama atau kinerja yang memuaskan sehingga banyak pencapaian positif yang telah Anda berikan kepada perusahaan. Namun, sebelum Anda mengajukan permintaan kenaikan gaji, pastikan dulu bahwa kondisi keuangan perusahaan memang mumpuni untuk memenuhi keinginan Anda tersebut.
Selain itu, pastikan pula bahwa bos Anda termasuk pimpinan yang mampu menghargai karyawannya. Alih-alih disetujui, justru bisa jadi Anda malah kehilangan pekerjaan. Jangan sampai.
Halaman Selanjutnya