PGE Unit Kamojang Pasok Uap ke Pembangkit BPPT

Ilustrasi sumur PGE.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id - PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Unit Kamojang menjalin kesepakatan dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk ujicoba pembangunan pembangkit listrik dengan kapasitas tiga megawatt (MW). Dalam kerja sama  ini, PGE Kamojang akan memasok uap ke pembangkit yang sedang dibangun dan akan diperasikan sendiri oleh BPPT.

img_title Pertamina Pelajari Rencana PLN Caplok PGE
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

General Manager PGE Unit Kamojang Wawan Darmawan mengatakan uap yang akan dialokasikan untuk pembangkit yang  dibangun BPPT berasal dari sumur panas bumi yang dikelola oleh PGE di Kamojang, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
img_title Bappenas: Geothermal Motor Penggerak Ekonomi RI Masa Depan
 
Uap tersebut dijelaskan sebenarnya bukan uap yang terbuang karena PGE menyediakan pasokan uap demi mendukung program BPPT dalam penelitian energi listrik dari energi terbarukan.
img_title 10 Tahun ke Depan, RI Bangun Pembangkit Geothermal 7.000 MW
 
"Nanti akan ada semacam titik serah di salah satu tempat seperti yang kami lakukan dengan pihak PT Indonesia Power (anak usaha PLN). Bedanya, kami tidak menjual uap. Ini sebagai satu studi penerapan teknologi pemanfaatan panas bumi untuk pembangkit skala kecil," ujar Wawan dalam keterangannya, Senin 22 Februari 2016.
 
Menurut dia, pembangkit yang dibangun BPPT masih di dalam wilayah kerja pembangkit listrik panas bumi (PLTP) Kamojang.  BPPT nantinya mengoperasikan pembangkit tersebut, namun akan dilakukan uji coba terlebih dahulu. 
 
"Karena kapasitasnya masih terbatas dan masih terus dilakukan uji coba, belum ada pembicaraan dengan penjualan listriknya," katanya. 
 
BPPT dijadwalkan  melakukan ujicoba pembangkit tersebut pada Mei mendatang.  Desain rancang bangun pembangkit listrik ini dilakukan langsung oleh BPPT, sedangkan  pembuatan komponen dilakukan PT Nusantara Turbin & Propulsi (NTP), PT Barata Indonesia, dan PT Pindad.
 
Sebagai informasi, lapangan panas bumi Kamojang dikelola Pertamina sejak 1983 merupakan yang terbaik di dunia lantaran uap yang dikeluarkan sangat kering dan kelembabannya sangat rendah.
 
Kondisi uap yang sangat kering dan kelembabannya sangat rendah tersebut memungkinkan uap untuk langsung masuk ke turbin dan tidak perlu chemical treatment demi mendapatkan kualitas uap yang bagus. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Saat ini, PGE Unit Kamojang memiliki dua unit pembangkit yang dikelola sendiri dengan total kapasitas, yaitu unit empat sebesar 60 MW dan unit lima sebesar 35 megawatt. Tiga unit lagi, yaitu unit dikelola oleh PT Indonesia Power. Total pembangit di wilayah kerja panas bumi Kamojang mencapai 235 megawatt.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut