Ketua MPR Terima Dubes Italia untuk Indonesia

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan
Sumber :

VIVA.co.id – Kedatangan Duta Besar Italia untuk Indonesia, Vittorio Sandalli, di ruang kerja Ketua MPR Zulkifli Hasan, Lt. 9, Gedung Nusantara III, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, diterima dengan hangat.

img_title Ketum PAN Zulhas Bantah Ketemu Jokowi Bahas Reshuffle Kabinet

“Terima kasih atas kedatangan yang mulia,” ujar Zulkifli Hasan diawal sambutan, Senin 7 Maret 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikatakan hubungan kedua negara, Indonesia-Italia, telah berlangsung sejak lama dan mempunyai sejarah yang panjang. Di mana dari waktu ke waktu semakin membaik. “Kita berharap dengan ditugaskan yang mulia sebagai duta besar di Indonesia bisa meningkatkan hubungan,” ujarnya.

img_title PAN Putuskan Setuju Pemilu 2024 Ditunda

Zulkifli Hasan berharap agar peningkatan hubungan tak hanya antar pemerintah namun juga antar parlemen dan antar masyarakat. “Dalam bidang ekonomi, budaya, politik, dan bidang lainnya,” harapnya.

Dipaparkan Zulkifli Hasan kepada Sandalli, setelah MPR melakukan amandemen konstitusi, sistem keparlemenan di Indonesia terdiri atas MPR, DPR, dan DPD. Dikatakan tugas MPR adalah menjaga konstitusi, melakukan amandemen bila diperlukan, melantik dan memberhentikan Presiden serta menjaga keberagaman.

img_title Zulkifli Hasan soal Minyak Goreng: Presiden Sudah Dua Kali Perintah

Bangsa ini sudah 70 tahun sepakat menjadikan keberagaman sebagai konsensus sebagai landasan bangsa dan negara. Dari landasan ini maka siapapun dengan latar apapun, baik agama, etnis, dan bahasa, memiliki hak dan kewajiban yang sama.

“Inilah tugas MPR untuk menjaganya,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, meski bangsa ini mayoritas penduduknya beragama Islam namun bangsa ini bisa melaksanakan demokrasi dengan baik. Disebutkan, Ahok yang beragama Katolik menjadi Gubernur Jakarta yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Di Nusa Tenggara Timur, Ketua DPRD-nya beragama Islam meski penduduknya di sana mayoritas beragama Katolik. Disebutkan lagi, di Indonesia tempat ibadah, misal gereja bisa berdampingan dengan masjid.

“Meski di Indonesia terdiri dari berbagai ragam perbedaan namun umat Islam tetap toleran. Kami memiliki Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian Zulkifli Hasan mengakui masih ada beberapa masalah terkait dengan suku dan agama. Hal demikian menjadi tugas semua untuk memperbaiki. Indonesia dikemukakan kepada Sandalli merupakan daerah yang luas dengan jumlah penduduk yang banyak.

“Kami tak memberi toleransi kepada terrrorisme, radikalisme, dan gerakan intoleransi,” kata Zulkifli Hasan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut