Merger XL-Axis Inspirasi Efisiensi Industri

Chief Executive Officer PT XL Axiata Tbk (XL), Dian Siswarini.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Agus Tri Haryanto

Dalam industri telekomunikasi Indonesia, akuisisi sebenarnya bukanlah fenomena asing. Sebelumnya, sudah banyak operator seluler lokal yang diakuisisi oleh perusahaan luar negeri, misalnya Singtel (Singapura) yang menguasai 35 persen saham di Telkomsel. Lalu, Ooredoo Asia PTE Ltd yang menguasai 65 persen saham Indosat.

img_title Hati-hati, SIM Swapping is Back

Kemudian, tahun 2009, Axiata Group memborong 66 persen saham PT Excelcomindo Pratama yang didominasi oleh Rajawali group. Tinta emas industri telekomunikasi tercurah, saat XL Axiata resmi mengakuisisi Axis pada tanggal 19 Maret 2014, yang sebelumnya pemegang saham Axis dikuasai Saudi Telecom Company (STC).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buku ‘Sukses Merger XL-Axis’ terbagi dalam 11 Bab, yang mana setiap babnya menggambarkan proses beruntun, mulai dari penetapan target, uji kelayakan, negosiasi, pencapaian persetujuan, lalu perencanaan, pelaksanaan integrasi, sampai akhir tahap evaluasi dalam menyelaraskan integrasi. Semua terangkum pada buku setebal 192 halaman.

img_title 7 Operator Telekomunikasi Bikin Aliansi, Ada Telkomsel
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria.

Komdigi Siap Awasi Putusan MK soal Sisa Kuota Internet

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan siap mengawasi pelaksanaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perlindungan sisa kuota internet.

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut