Tips Menabung bagi Pekerja Tidak Tetap
- Ilustrasi pekerja freelancer
Baca Juga: Bayar Tunai vs Kredit, Lakukan Pertimbangan Ini Sebelum Memutuskan
3.   Membuat pos terpisah dan disiplin
Jika pekerjaan Anda dan pasangan adalah sama-sama menjadi freelance atau juga menjadi wirausaha, maka pastikan setiap uang yang didapatkan dari hasil usaha sudah di-pos-kan atau dipisahkan agar mudah diketahui berapa jumlahnya. Pisahkan antara urusan pribadi, dengan urusan usaha. Jika memungkinkan, buat tabungan dan ATM secara terpisah.Â
Jika dari pendapatan, ada defisit sebesar Rp700 ribu untuk bisa dicadangkan ke tabungan atau dana darurat, sebaiknya Anda bisa menaikkan jumlah tersebut dengan mencari pekerjaan lainya. Hal ini cukup penting, agar  juga bisa memposkan uang untuk berinvestasi yang juga akan menghasilkan keuntungan.
Setiap ada uang lebih, maka dihitung lagi untuk keperluan tabungan, dan juga investasi, agar ke depannya cadangan dana bisa lebih banyak lagi jumlahnya. Bersikaplah disiplin dalam penggunaan uang untuk keseharian berdua dan juga keluarga.
Baca Juga: Tips Belanja Nyaman di Pekan Raya Jakarta
Utamakan tabungan daripada gaya hidup
Sebaiknya lebih mengutamakan mengisi cadangan uang ke dalam bentuk tabungan saja atau investasi, dibandingkan menghabiskan uang untuk memanjakan gaya hidup sekarang ini. Karena penghasilan tidak tetap, Anda dituntut untuk lebih disiplin lagi dalam menggunakan uang, karena pendapatan setiap bulannya belum stabil.
Baca Juga: Cara dan Biaya Menutup Rekening Tabungan
(mus)
Â