Pengantin Baru Wajib Simak 7 Cara Kelola Uang

Ilustrasi/Pernikahan
Sumber :
  • Pixabay

Selanjutnya, menetapkan budget...
 

img_title Lima Tips agar Anda Bisa Diterima Kerja di Google

4. Menetapkan budget

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tiap bulan pasti akan selalu ada pengeluaran, baik untuk kebutuhan hidup sehari-hari, tagihan rutin, biaya transportasi, dan lainnya. Budget keuangan bulanan, hendaknya dibahas dengan pasangan termasuk jika ada keperluan dadakan. Budget dihitung dengan memperhitungkan semua kebutuhan, tidak hanya soal pengeluaran, tetapi juga untuk simpanan dan investasi masa depan.

img_title Awas, Ini Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Buat Surat Lamaran Kerja

5.    Memiliki tabungan bersama

Sebelum menikah, tiap-tiap pribadi pasti memiliki tabungan pribadi. Di saat sudah menikah, ada baiknya untuk memiliki tabungan bersama. Tabungan bersama ini, misalnya bisa digunakan untuk simpanan jangka menengah atau jangka panjang. Semuanya kembali kepada komitmen yang telah dibahas bersama sebelumnya antara suami dan istri.

img_title 6 Cara Siasati Pekerjaan yang Tak Sesuai Minat, Nomor 1 Ampuh Banget

6.    Menetapkan tugas membayar tagihan

Pengelolaan keuangan tidak harus semuanya dikelola oleh pihak istri sepenuhnya. Suami juga harus punya kewajiban untuk membantu pengelolaan finansial, agar semuanya saling mengisi, punya andil dan saling mengingatkan jika terjadi masalah.

Hal ini menghindarkan rasa saling menyalahkan, jika masalah tersebut benar-benar terjadi di dalam rumah tangga. Perlu sekali untuk membuat pembagian tugas tentang kewajiban pembayaran rutin bulanan rumah tangga, misalnya membayar tagihan listrik, membayar tagihan air, membayar asuransi, melakukan belanja bulanan rutin dan lainnya.

Baca Juga: Hal-Hal yang Mesti Anda Ketahui dari Pasar Modal Indonesia

7.    Mendiskusikan pengeluaran

Tidak semua pengeluaran memang harus dibicarakan dengan pasangan. Misalnya pengeluaran untuk sekadar membeli makanan ringan pinggir jalan yang hampir jarang dilakukan, tidak harus dibicarakan. Namun, semuanya juga harus diberi batas sampai di mana kebiasaan itu dilakukan. Kebiasaan jajan memang diperbolehkan, tetapi dengan batas-batas tertentu.

Baik suami maupun istri pasti memiliki jatah uang yang bisa dipergunakan untuk dirinya sendiri, yang besarnya juga disesuaikan dengan kesepakatan dan pembicaraan dengan pasangan. Pengeluaran dalam jumlah besar tanpa diskusi dengan pasangan bisa berakibat buruk tidak hanya bagi keuangan rumah tangga, tapi juga hubungan berdua. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjalankan pengelolaan keuangan dengan fokus

Jika pengelolaan keuangan dapat dilakukan secara baik, dengan pembahasan yang berhubungan dengan penghasilan, budget anggaran bulanan, tabungan masa depan, pembayaran rutin, maka akan selalu ada komunikasi yang baik terjalin antara suami dan istri. Pembahasan ini hendaknya dilandasi dengan keterbukaan dan kejujuran, untuk meminimalkan masalah keuangan rumah tangga, sehingga keuangan rumah tangga akan berjalan lebih stabil dan keharmonisan akan tetap terjaga.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut