Produk Makanan Ringan RI Laris Manis di Korea Selatan

Ilustrasi industri logistik
Sumber :
  • eolaspecialtyfoods.com

VIVA.co.id – Dengan tingkat ekonomi yang tinggi, Korea Selatan memiliki daya beli yang tinggi untuk produk snack dan confectionery, tidak heran industri makanan di Korea berkembang dengan cepat. Kondisi ini juga ditangkap oleh industri makanan Indonesia, yang ingin ekspansi di pasar Korea, GarudaFood salah satunya.

img_title Bursa Asia Cerah Dipimpin Lonjakan Pesat Saham Samsung Jalin Kemitraan dengan OpenAI

Saat ini, produk GarudaFood, Kacang Garuda sudah rutin diekspor ke Korea Selatan dengan rata-rata 1-2 kontainer per bulannya. Pengiriman tersebut, khusus dipasarkan di Asian Mart yang melayani tenaga kerja khususnya dari Indonesia yang berjumlah lebih dari 40 ribu WNI. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Didampingi dan difasilitasi oleh Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Busan, GarudaFood melakukan business matching dengan beberapa importir yang memiliki jaringan dengan pasar utama Korea seperti Lotte, Emart dan Home plus, serta convenience store seperti GS25 dan C&U di Kota Seoul dan Busan.

img_title TNI AU Kedatangan Jet Tempur Baru T-50i Buatan Korsel pada November

"Hasil dari business matching ini dalam waktu dekat, akan segera dapat ditemukan Gery Saluut Malkist di supermarket utama dan gerai gerai di seluruh Korea Selatan, ujar Novianty, International Sales Coordinator GarudaFood saat berkunjung ke kantor ITPC Busan," kata Kepala ITPC, Indra Wijayanto, menirukan omongan Novianty dalam keterangannya, Kamis 23 Juni 2016.

Data yang dimiliki oleh ITPC Busan pada 2015, Korea Selatan impor produk dengan kode HS 1905, (Bread, biscuits, wafers, cakes and patries) dari dunia senilai US$289,8 juta. Di mana, Indonesia adalah pemasok nomor tujuh dengan nilai US$12,8 juta. 

img_title Aktor-Aktris Ternama yang Comeback di Drama Korea September 2025, Wajib Ditonton!

Sejak 2011, impor dari Indonesia memiliki tren yang positif. Hal ini menjadi acuan bahwa produk Indonesia, khususnya snack makin disukai oleh masyarakat Korea Selatan. (asp)

Pesawat Korean Air dan Asiana Airline di Bandara Internasional Incheon, Seoul

2.000 Pekerja Bandara di Korea Selatan Mogok Kerja, Apa Penyebabnya?

Menurut laporan, sekitar 2.000 pekerja, termasuk petugas kebersihan, pengatur lalu lintas udara, pemadam kebakaran, teknisi, dan operator terminal, mengikuti aksi mogok

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut