Aksi Terorisme Bisa Berdampak Negatif pada Ekonomi Nasional

Papan indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia.
Sumber :
  • ANTARA/Prasetyo Utomo

VIVA.co.id – Pengamat Ekonomi dan Bisnis Universitas Borobudur, Jatenangan Manalu menilai, kejadian-kejadian terorisme yang terjadi akan sangat berpengaruh terhadap kondisi perekonomian Indonesia.

img_title Fakta-fakta Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Jagakarsa

"Salah satu faktor yang mempengaruhi investasi adalah stabilitas politik dan keamanan. Ini yang diharapkan investor. Dengan terorisme yang dirugikan bukan hanya negara tapi investor dalam dan luar negeri," kata Jatenangan dalam diskusi di Graha Satu Pembaharuan, Jakarta, Sabtu 9 Juli 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan, perekonomian Indonesia akan terganggu karena terorisme. Sebab, salah satu cara memperbaiki kondisi ekonomi saat ini yaitu dengan investasi. Investasi dianggap memiliki efek ganda seperti lapangan kerja dan penerimaan negara dari sektor pajak.

img_title Guru Ungkap Detik-detik Teror Bom Bikin Siswa SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa Panik: Diminta Tetap di Lapangan

"Investasi ini yang kita harapkan berpengaruh terhadap pendapatan nasional untuk memperbaiki kondisi Indonesia. Kasus-kasus terorisme menjadi kendala besar bagi calon investor. Mereka mengharapkan keamanan dan kenyamanan karena juga ingin ada keuntungan yang didapat di masa yang akan datang," kata Jatenangan.

Menurutnya, terorisme yang terjadi di Tanah Air berpotensi membuat investor luar negeri berpindah ke negara lain. Untuk satu investor perusahaan yang berpindah ke luar negeri saja bisa dihitung berapa kerugian yang dialami negara, apalagi kalau investor yang berpindah ke luar negeri dari dua hingga tiga perusahaan.

img_title Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Saat Hari Pertama MPLS, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

"Tindakan-tindakan terorisme selama ini sangat merugikan bangsa termasuk masyarakat Indonesia. Kalau ada keamanan, kenyamanan, investasi makin bertumbuh dan pendapatan nasional meningkat."

(mus)

Polisi berjaga di lokasi terkait dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan

Wamendikdasmen Kutuk Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Minta MPLS Dihentikan Sementara

Selain itu, ia meminta meminta SDN Srengseng Sawah 15 Pagi menghentikan sementara pelaksanaan MPLS hingga ada kepastian bahwa kondisi sekolah benar-benar aman.

img_title
VIVA.co.id
13 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut