23-07-1952: Gamal Abdel Nasser Kudeta Raja Mesir Farouk I

Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser.
Sumber :
  • www.middleeastmonitor.com

VIVA.co.id – Hari ini 64 tahun silam, Kolonel Gamal Abdel Nasser memimpin Angkatan Bersenjata Mesir melakukan kudeta untuk menggulingkan Raja Farouk I.

img_title Evergreen Dievakuasi dari Terusan Suez, Eropa hingga Liga Arab Lega

Raja Farouk I dituding melakukan tindakan korupsi dan kalah dalam Perang Arab-Israel pada 1948. Melansir situs History, setelah turun takhta, sistem pemerintahan pun berubah dari kerajaan ke republik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jenderal Muhammad Naguib didapuk menjadi presiden Mesir pertama sekaligus pemimpin "boneka" kudeta.

img_title 370 Kapal Antre Masuk Terusan Suez, Kerugian Miliaran Dolar Sehari

Awal 1954, Nasser menangkap dan menahan Naguib, dan pada 25 Februari 1954, ia menjadi orang nomor satu di Mesir. Dua tahun kemudian, Nasser menjadi calon tunggal dalam pemilu presiden dan resmi menjadi presiden Mesir kedua.

Di masa pemerintahannya, Nasser mengusung kebangkitan Nasionalisme Arab dan Pan Arabisme, menasionalisasi Terusan Suez yang berujung krisis.

img_title Video Evakuasi Kapal Besar Nyangkut di Terusan Suez

Dampak nasionalisasi ini sangat besar. Mesir harus berhadapan dengan Prancis, Inggris, dan Israel, yang memiliki kepentingan terhadap terusan itu.

Krisis berakhir setelah PBB, AS, dan Uni Soviet turun tangan. Mesir akhirnya berhak memiliki Terusan Suez sebagai bagian dari kedaulatannya.

Proyek infrastruktur besar-besaran pun dimulai. Yang terkenal adalah Proyek Bendungan Aswan yang mendapat bantuan dari Soviet.

Namun, Israel tidak terima Suez dimiliki Mesir. Terjadilah Perang Enam Hari antara Mesir dan Israel pada 1967.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mesir kalah perang. Nasser ingin menarik diri dari dunia politik dengan mengundurkan diri sebagai presiden, tetapi rakyat Mesir menolaknya.

Konflik terbuka keduanya meletup kembali dalam Perang Atrisi 1969-1970. Nasser meninggal dunia akibat penyakit jantung pada 28 September 1970. Ia pun digantikan oleh Anwar Sadat.

Kapal Ever Given (Evergreen group) tersangkut kanal Terusan Suez

Blokir Terusan Suez, Mesir Tuntut Ever Given Ganti Rugi Rp13 Triliun

Kapal kargo Ever Given, menghadapi tuntutan ganti rugi senilai Rp 13 triliun atas kandasnya kapal tersebut di Terusan Suez.

img_title
VIVA.co.id
14 April 2021
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut