Sifat Ini Bisa Bikin Orang Susah Kaya
- U-Report
VIVA.co.id – Pernahkah Anda merasa selalu kekurangan atau terbatas dalam hal apa pun, baik itu uang, waktu, maupun energi? Bila demikian, cobalah untuk menghilangkan rasa selalu berkekurangan tersebut.Â
Sebab, sifat yang satu ini ternyata bisa menghalangi jalan Anda menuju kesuksesan. Sifat satu ini sering diidentikkan dengan orang yang pesimistis dan selalu yakin bahwa sumber daya untuk melakukan sesuatu selalu terbatas.Â
Selalu membandingkan diri dengan orang lainÂ
Mentalitas orang-orang yang memiliki sifat satu ini cukup beragam. Contohnya ketika melihat teman yang memiliki banyak uang, orang dengan mentalitas seperti ini selalu berpikiran negatif karena dia tidak memiliki uang tersebut atau punya, namun tidak sebanyak itu.Â
Contoh yang lain adalah ketika menghadapi persoalan yang berat dalam hidup, orang dengan mentalitas merasa serba terbatas akan melihat orang lain dan bertanya mengapa mereka punya seluruh kebahagiaan serta stabilitas, sedangkan dia terus berjuang menghadapi banyaknya persoalan.Â
Contoh terakhir, orang dengan sifat merasa selalu kekurangan melihat hal-hal baik tidak akan berlangsung selamanya. Oleh karenanya, dia akan selalu merasa ketakutan dan menunggu kapan nasib buruk akan datang dan merusak segalanya.Â
Baca juga: Ini 4 Tanda Kamu Butuh Kartu Kredit Baru
Bagaimana mentalitas ini membuat orang susah kaya? Ada banyak cara yang membuat orang dengan mentalitas satu ini susah kaya. Pertama, ketakutan mereka akan munculnya nasib buruk atau kesialan menahan mereka mengejar peluang yang bisa membuat mereka kaya.Â
Misalnya, ketika ada peluang bisnis yang baik, orang dengan mentalitas ini cenderung pesimistis dan khawatir bahwa orang lain sudah memikirkan hal yang sama, atau tidak akan ada cukup modal untuk membiayai idenya dan hal-hal lain.
Takut bertaruh
Mentalitas ini juga membuat orang tidak berani bertaruh. Mereka hanya memilih jalur yang aman. Saat kuliah mereka akan memilih jurusan yang punya banyak lapangan pekerjaan, namun bergaji kecil, atau merilis produk dengan harga yang sangat murah karena takut pasar akan menganggap produknya terlalu mahal dan tidak seorang pun akan membelinya.Â