CEO IFLIX CAM WALKER

Musuh Iflix Itu Pembajakan

Chief Executive Officer (CEO) Iflix Indonesia, Cam Walker
Sumber :
  • Agus Tri Haryanto/Viva.co.id

Bisa dibagi dengan pihak lain? 
Tidak. Setelah video di download, dalam kurun 7 hari, video akan hilang jika tidak ditonton. Sedangkan jika telah ditonton, video yang telah di download akan lenyap dalam waktu 48 jam.

img_title Garis Biru Tayang di Iflix, Begini Kata Zara JKT48

Bisakah berbagi video dengan yang lain?
Tidak. Tapi anda bisa mendaftarkan 5 perangkat untuk menonton. Jadi anda bisa menonton di smartphone, tablet, maupun laptop. Sayangnya, kami belum punya aplikasi untuk smart TV.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika dibandingkan dengan Netflix?
Harga berlangganan kami lebih murah. Konten video kami lebih banyak. Yang tidak kami punya hanya konten original mereka. Kami menghargai originalitas Netflix. Download, subtitle, serta konten lokal Indonesia juga menjadi kekuatan kami dibanding mereka.

img_title Kisah Tanah Jawa: Merapi, Serial Horor Iflix Pertama Tayang Hari Ini

Kembali ke soal pembajakan. Ada target berapa persen iflix bisa kurangi pembajakan?
Jika dilihat dari pasar di Australia, saat layanan seperti ini masuk ke pasar negara tersebut dan mulai menarik perhatian penggemar film, data dari mesin pencarian Alexa, trafik ke situs penyedia film bajakan ternama, menurun sekitar 25 persen.

Seberapa besar kerugian pembajakan sebenarnya?
Data yang saya tahu, nilai bisnis pembajakan sekitar US$6,2 miliar secara global. Angka yang besar, belum termasuk pembajakan di dunia maya. Maka dari itu kami sediakan alternatif, banyak konten dengan harga murah.

img_title Pesaing Netflix Disuntik Investasi Baru, Salah Satunya dari Indonesia

Jadi tidak ada target mengurangi pembajakan di Indonesia?                Target persentase, kami tidak memilikinya. Hanya saja kami ingin memberikan alternatif kepada penggemar film agar memiliki lebih banyak pilihan video tanpa harus khawatir kualitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagaimana pasar iflix setelah menggandeng Indihome Telkom?    Sebelum meluncur, kami sudah punya sekitar 37.000 pre-registered account. Setelah launch, ada 2.000 activated account, hanya dari Indihome.

Apa sih tantangan pasar di Indonesia?
Untuk akuisisi pelanggan, kami rasa tidak terlalu banyak kendala. Data yang kami punya, pengguna di Indonesia 40 persennya mau berlama-lama di depan layar, baik layar televisi maupun smartphone. Yang jelas, banyak pesaing sehingga kompetisi akan panas tapi kami yakin bisa meraih pasar besar di Indonesia. Kalau dari sisi engagement ke user, tidak terlalu sulit.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut