Data Penting Pesawat Schiaparelli Dipastikan Aman
- Twitter/@esa
Peneliti ESA menegaskan, akan memberikan perkembangan terbaru dari pesawat pendarat tersebut. Pesawat tersebut hilang kontak dan masih misterius apakah sudah berada di permukaan Mars atau belum. "Dalam hal modul pengujian Schiaparelli, kami memiliki data yang memungkinkan untuk sepenuhnya memahami langkah-langkah yang telah terjadi, dan mengapa pendaratan mulus tidak terjadi," ujar Direktur Human Spaceflight and Robotic Exploration ESA, David Parker.Â
Meski pesawat masih misterius posisinya, ESA yakin keberhasilan masuk ke atmosfer Mars membuka jalan misi pencarian kehidupan di Mars.  "Setelah peristiwa kemarin (berhasil masuk ke atmosfer Mars), kami memiliki pengorbit yang mengesankan di sekitar Mars, yang siap untuk mendukung misi kendaraan ExoMars pada 2020," kata Direktur Umum ESA, Jan Wörner.
Sebelumnya, ESA telah mengirimkan pesawat pendarat ke permukaan Planet Mars akhirnya dilakukan pada 19 Oktober 2016. Badan antariksa memastikan pesawat pendarat Schiaparelli memang telah mencapai area Mars setelah melewati orbit dan atmosfer Planet Merah tersebut. Namun sayangnya, ada tanda buruk dari pendaratan pesawat tersebut. Peneliti ESA sejauh ini belum bisa memastikan apakah pesawat Schiaparelli benar-benar telah mendarat di permukaan Mars atau tidak.Â
Peneliti belum bisa mengonfirmasi keberadaan Schiaparelli, sebab setelah dilakukan pengecekan komunikasi pesawat AS dan Eropa yang sebelumnya mengorbit Planet Mars, tetap tidak diketahui posisi Schiaparelli saat ini. Memang pesawat pengorbit AS dan Eropa yang sudah mengorbit Mars sebelumnya mencoba mengirimkan data pendaratan Schiaparelli, tapi kemudian transmisi data berhenti dan menimbulkan pertanyaan di mana posisi pesawat berbentuk piringan 577 kilogram tersebut.Â
(mus)