BRI Tawarkan Obligasi Rp7 Triliun

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Sumber :
  • www.skyscrapercity.com

VIVA.co.id – Perbankan pelat merah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) melakukan penawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi berkelanjutan II Bank BRI Tahap I Tahun 2016 dengan jumlah sebanyak-banyaknya Rp7 triliun.

img_title Intraco Penta Catat Pendapatan Usaha Rp476 Miliar pada Semester I-2025

Direktur Keuangan Bank BRI, Haru Koesmahargyo mengatakan, penerbitan tersebut masuk dalam rangkaian dari obligasi berkelanjutan II Bank BRI dengan total keseluruhan sebesar Rp20 triliun. Obligasi tersebut diterbitkan dalam lima seri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Haru merincikan, seri A memiliki tenor 370 hari dengan indikasi bunga antara 6,5 persen hingga 7,25 persen per tahun, seri B tenor tiga tahun dengan indikasi bunga antara 7,25 persen hingga delapan persen per tahun, seri C tenor lima tahun dengan indikasi bunga 7,50-8,25 persen per tahun, seri D tenor tujuh tahun dengan indikasi bunga antara delapan persen sampai 8,75 persen per tahun, seri E tenor sepuluh tahun dengan indikasi bunga antara 8,15 persen sampai 8,9 persen per tahun.

img_title Pendapatan Chandra Asri Pacfic Melonjak 237,7 Persen Semester I-2025 Gegara Hal Ini

"Obligasi ini bertujuan untuk mendiversifikasi sumber pendanaan guna mendukung pengembangan bisnis kami melalui penyaluran kredit secara ekspansif, namun dengan prinsip prudential banking dan tata kelola pemerintahan yang baik," ujarnya di Jakarta, Rabu, 26 Oktober 2016.

Haru menyebut, investasi obligasi ini sangat layak untuk dipertimbangkan mengingat tren tingkat suku bunga yang saat ini cenderung menurun. "Jika dibandingkan dengan obligasi milik pemerintah, obligasi yang ditawarkan oleh Bank BRI memiliki imbal hasil yang lebih menarik," ujarnya menambahkan.

img_title Semester I-2025, TBS Energi Catat Pendapatan Senilai US$172,2 Juta

Obligasi ini mendapatkan peringkat idAAA dari PT Pemeringkat Indonesia (Pefindo). Sedangkan, penjamin pelaksana emisi efek PT Bahana Securities, PT BCA Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Securities Indonesia dan PT Indo Premier Securities.

Adapun periode penawaran awal (book building) obligasi ini akan dilakukan pada 26 Oktober-9 November 2016, dengan tanggal efektif diharapkan pada 21 November 2016. Sedangkan periode penawaran umum akan dilaksanakan pada 22-23 November 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah itu, untuk tanggal penjatahan akan dilakukan pada 28 November 2016, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan pada 29 November 2016.

(mus)

Merdeka Gold Resources.

Buka Akses Lebih Luas ke Investor Global, EMAS Perpotensi Masuk GDX

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dinilai memiliki peluang kuat untuk masuk dalam jajaran konstituen VanEck Gold Miners ETF (GDX). Seiring dengan beberapa hal ini.

img_title
VIVA.co.id
27 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut