Iwa K: Buat Karya Itu Bebas, Tapi Harus Bertanggung Jawab

Iwa Kusuma alias Iwa K, rapper kawakan Indonesia, saat ditemui di X2 Club, Plaza Senayan, Jakarta, pada Jumat, 18 November 2016.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Bobby Agung

VIVA.co.id – Rapper kawakan Indonesia, Iwa K, punya pandangan sendiri tentang bagaimana memajukan Indonesia lewat berbagai cara. Hal tersebut, salah satunya melalui seni musik.

img_title Usai EGP Viral Hingga Cetak Jutaan Kreasi, Rapper Sundanis Siap Lepas Single Baru

"Untuk memajukan negara kita, Indonesia, ada banyak jalan yang bisa diambil. Salah satunya lewat musik, and it's gonna be great," ujar rapper yang besar pada era 90-an tersebut di X2 Club, Plaza Senayan, Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak pelak, Iwa K menjelaskan, musik merupakan salah satu medium kebebasan yang bisa dilakukan. Dalam musik sendiri, ada kebebasan bagi pelakunya dalam mengambil angle terhadap suatu tema.

img_title Kolaborasi Mengejutkan, Rapper Kennyjacta Gaet Penyanyi Wanita Buat Single Baru

"Musik dan kebebasan itu ada. Gue bisa mengambil angle suatu tema yang mau diangkat lewat situ, misalnya tentang cinta, tetapi dari aspek kritik sosial," ujar pemilik nama lengkap Iwa Kusuma tersebut.

Kebebasan tersebut, nantinya menjadi modal dalam setiap karya yang digelontorkan. Namun, Iwa berkata, kebebasan juga memiliki batasan yang harus dipahami secara mendalam dan tak bisa diabaikan begitu saja.

img_title Fenomena EGP, Sundanis Bawa Hiphop Lokal Langsung FYP di TikTok

“Buat karya itu bebas, tetapi tetap harus bertanggung jawab. Lapangan bola saja ada garis out, kalau enggak ada, ya apa enaknya bermain bola," ucapnya.

Batasan tersebut, berguna bagi memahami perbedaan yang ada. Lewat sana, Iwa berusaha memahami tentang arti hidup dan bagaimana kiat untuk menjalaninya.

"Alam itu hukumnya perbedaan, tugas kita adalah untuk memahaminya. Perbedaan bakal tetap ada, tinggal bagaimana kita memahaminya," kata pelantun hit Bebas itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iwa K memiliki harapan, agar para musisi Indonesia mampu menancapkan taringnya di jalur masing-masing. Ia mengaku karya asli Tanah Air harus tetap abadi dan dinikmati oleh penduduknya sendiri.

"Ke depannya, gue berharap, agar musisi-musisi kita di sini bisa berdiri masing-masing dan everlast,” kata Iwa. (asp)

Rapper Mutah Beale

Kisah Mualaf Rapper Amerika Mirip Umar Bin Khattab, Dulu Benci Islam karena Hal Ini

Perjalanan spiritual setiap orang kerap menghadirkan kisah yang tak terduga. Hal itu pula yang dialami rapper asal Amerika Serikat, Mutah Beale. Ceritanya menginspirasi.

img_title
VIVA.co.id
25 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut