Ditemukan Sungai Pertama yang Terkontaminasi Polusi

Petra Jordania
Sumber :

VIVA.co.id – Polusi industri mungkin baru dirasakan dampaknya di era modern saat ini. Namun hal itu terbantahkan setelah ilmuwan menemukan sebuah sungai yang diduga sebagai objek pertama yang terkena polusi, sekitar 7.000 tahun lalu.

img_title Kementerian LH: Polusi Udara dari Kebakaran TPA Jatiwaringin Lebih Parah Dibanding Karhutla

Sungai itu sekarang menjadi palung yang kering, terletak di sebelah selatan Jordania. Ilmuwan mengaku telah menemukan bukti adanya kontaminasi awal di sungai itu, yang berasal dari peleburan tembaga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penelitian yang telah dipublikasikan di Science of the Total Environment, menyebut jika kontaminasi ini terjadi saat manusia mulai mencoba membuat peralatan baru. Manusia purba itu memulai transisi, dari penggunaan perlengkapan bebatuan menjadi metal. 

img_title Polusi Udara dari Kendaraan Bermotor Makin Mengkhawatirkan, Apa yang Perlu Kita Ubah?

Era ini disebut sebagai Zaman Tembaga, atau periode transisi antara akhir zaman batu ke perunggu.

"Populasi manusia saat itu sedang mencoba penggunaan api, tembikar dan bijih tembaga. Tiga komponen ini merupakan era awal produksi logam tembaga yang berasal dari bijih. Teknologi inovasi serta penyebaran adopsi dan penggunaan logam di komunitas purba itu menandai awal dunia moderen," ujar antropolog dari University of Waterloo, Russell Adams, seperti dikutip melalui Red Orbit.

img_title Polusi Udara Kini Jadi Ancaman Tersembunyi bagi Kesehatan

Seiring dengan berjalannya waktu, komunitas di area itu terus tumbuh dan generasi tembaga pun meluas. Orang-orang mulai membangun tambang dan pusat peleburan, sampai pabrik, sekitar tahun 2600 sebelum Masehi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Wilayah ini merupakan awal revolusi industri dunia. Ini merupakan pusat teknologi inovatif," kata Adams.

Kala itu, orang-orang memproduksi tembaga dengan memasukkan arang dan bijih tembaga berwarna biru-hijau. Beberapa hasil peralatan yang dibuat dari materi itu adalah tembikar, yang dibuat dengan menggunakan api. (ase)

Potret Asap Karhutla Kalimantan yang Terekam NASA.

Karhutla dan Gelombang Panas Jadi Kombinasi Maut, WMO Beri Peringatan

WMO memperingatkan peningkatan polusi akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta gelombang panas berisiko menghambat upaya global memperbaiki kualitas udara.

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut