Sukses Jadi Agen Properti, Harus Kuasai Hal Ini

Ilustrasi properrti perumahan.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

VIVA.co.id – Sebagai seorang agen properti, pasti ada banyak rintangan yang dihadapi ketika menjalankan profesinya sehari-hari. Salah satunya adalah bagaimana cara meyakinkan kliennya dalam mengambil keputusan.

img_title Gelombang PHK Berlanjut, Giliran Raksasa Properti AS Bakal Pecat Seratusan Karyawan

Sebab, bagi sebagian orang, membeli rumah atau properti jenis lainnya merupakan keputusan besar. Selain berkaitan dengan banderol harga yang tinggi, mereka juga harus terikat komitmen dalam hal pembiayaan dan perawatannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka tak heran, jika Anda bertemu dengan klien yang kerap kali plin-plan, atau ragu dalam proses pencarian rumah idamannya. Padahal, sikap tersebut bisa merugikan mereka dan menimbulkan penyesalan di kemudian hari.

img_title Pengembang Properti Jepang Hancurkan Kondominium Mewah Demi Pemandangan Gunung Fuji

Dan, sebagai agen profesional Anda harus bisa membantu mereka lewat beberapa tips dikutip dari Rumah.com, Seni 21 Agustus 2017, sebagai berikut:

1. Teliti dalam mencari

img_title Wow! Crazy Rich Vietnam Divonis Mati Gegara Korupsi 200 Triliun

Proses pencarian rumah idaman tidak cukup apabila hanya mencari lewat satu sumber saja. Sebagai agen, Anda boleh memberi rekomendasi rumah yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan klien. Temukan dari koleksi listing Anda, atau rekan sesama agen properti.

Kemudian, perbarui setiap minggu jika ada rumah yang baru diiklankan dan sesuai dengan kriteria. Semakin banyak pilihan, maka akan memperluas wawasan dan bayangan klien akan rumah yang diinginkan.

Cara ini juga membuat mereka jadi mengetahui jika ada rumah yang dibanderol terlalu tinggi, atau ditawarkan dengan harga miring.

2. Prioritaskan lingkungan yang strategis

Lokasi adalah kunci utama yang menentukan harga jual sebuah properti, meskipun tentu ada beberapa pengecualian. Misalnya klien lebih menyukai rumah luas dengan pekarangan yang asri, akan tetapi dengan bujet terbatas maka lokasi di pinggiran kota terpaksa menjadi pilihan.

Namun, bila dihadapkan pada dua pilihan dengan tipe bangunan yang hampir sama, maka pilihlah yang paling dekat ke pusat kota atau pusat aktivitas sehari-hari.

3. Semakin cepat, semakin baik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penjualan properti berjalan sangat cepat pada beberapa daerah. Jika Anda membiarkan klien mengambil pertimbangan dalam waktu berbulan-bulan, bisa saja beberapa rumah incarannya sudah terjual.

Tidak ada salahnya mengambil waktu untuk berpikir, namun pasang alarm, atau tenggat waktu yang rasional.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut