Toyota Jadi Investor Baru Grab

Suasana kantor Grab di Singapura.
Sumber :
  • REUTERS/Edgar Su

VIVA.co.id – Raksasa otomotif asal Jepang, Toyota Motor Corp, melalui Toyota Tsusho Corp, menjadi investor baru yang membiayai perusahaan penyedia transportasi online, Grab. Total pembiayaan investasi yang masuk di startup e-commerce itu diperkirakan mencapai US$2,5 miliar.  

img_title Wuling BinguoEV Jadi Armada Grab

Penggalangan dana yang dilakukan dipimpin oleh investor China, Didi Chuxing dan SoftBank Group Corp dari Jepang. Toyota disebut-sebut menjadi investor yang memiliki kepentingan terbesar dalam penggalangan dana Grab tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari Business Insider, Rabu 30 Agustus 2017, investasi tersebut merupakan yang terbaru dalam perkembangan pembiayaan startup Asia Tenggara. Karena, perusahaan besar mencari pertumbuhan bisnis di negara-negara berkembang besar di kawasan ini, dengan demografi penduduk muda yang akrab dengan teknologi. 

img_title Jadi Pemegang Saham Mayoritas Lebih dari 50%, Grab Perkuat Komitmen di Superbank

Toyota Motor pun mengatakan, akan memasang perangkat perekam mengemudi di kendaraan yang dioperasikan oleh Grab yang berbasis di Singapura. Hal tersebut akan dilakukan pada 100 mobil sewaan Grab dalam waktu dekat. 

Alat itu memungkinkan perusahaan untuk menganalisis pola berkendara serta menawarkan akses yang lebih baik untuk meningkatkan layanan yang diberikan. 

img_title Grab Buka Suara Soal Rumor Hengkang dari Indonesia

Sebagai informasi, Didi dan SoftBank diketahui sudah menjadi investor di Grab dan layanan penyewaan lainnya di seluruh dunia. Pada Juli lalu, Grab mengatakan bahwa pasangan tersebut akan menambahkan US$2 miliar. Sementara itu, sisanya US$500 juta akan berasal dari orang lain. 

Dengan penggalangan dana hingga US$2,5 miliar itu, total kapitalisasi perusahaan Grab akan menjadi US$6 miliar. 

Merger Grab-GoTo

Terapkan Potongan Aplikator 8 Persen Mulai 1 Juli 2026, Grab Patuhi Arahan Presiden Prabowo

Grab pun menegaskan bahwa perusahaan selama lebih dari satu dekade beroperasi di Indonesia telah banyak mengambil bagian mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
24 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut