Enam Digit PIN Kartu Kredit Amankan Data dari Gesek Ganda

Penggunaan kartu kredit di sebuah mal di Surabaya
Sumber :
  • Iwan Heriyanto | Surabaya Post

VIVA.co.id – Kewajiban penggunaan enam digit personal identification number dalam setiap transaksi kartu kredit disebut menjadi salah satu upaya regulator dalam menjaga keamanan data nasabah. Selain karena bersifat rahasia, PIN bersifat terenkripsi sehingga lebih sulit dipalsukan.

img_title BI Beri Hadiah ke Pedagang Pengguna QRIS di HUT RI Ke-81, Simak Keuntungannya

Hal ini menyusul penggesekan ganda (double swap) kartu debet maupun kartu kredit dalam transaksi non tunai. Sesuai aturan yang berlaku, kartu hanya boleh digesek satu kali di mesin Electronik Data Capture dan tidak diperkenankan digesek di mesin kasir atau lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur PT Bank Central Asia, Santoso saat berbincang dengan VIVA.co.id mengungkapkan, aturan kewajiban penggunaan PIN dalam setiap transaksi kartu kredit mampu lebih memproteksi data para nasabah. Dengan adanya PIN, kecil kemungkinan bagi data nasabah tersebar melalui double swap.

img_title Bunga Mulai Nol Persen untuk Transaksi Minimal Rp100 Ribu, Program Cicilan BRI Kartu Kredit Kini Lebih Ringan

“Ibaratnya, PIN dan kartu itu seperti kunci dan gembok. Kalau hanya gembok saja, tidak ada kunci, bisa terbuka. Ini akan jauh lebih mudah memitigasi,” kata Santoso, Jakarta, Rabu 5 September 2017.

Namun sayangnya, sejauh ini baru kartu debet yang diwajibkan menggunakan PIN enam digit, dalam rangka meningkatkan keamanan transaksi, memitigasi risiko terjadinya fraud, dan mensejajarkan penyelenggaraan kartu dengan best practice internasional.

img_title BRI Kartu Kredit Contactless Kini dapat Digunakan di MRT Jakarta

Sementara kewajiban penggunaan PIN enam digit bagi kartu kredit, baru bisa diberlakukan pada 2020. Kebijakan yang rencananya diberlakukan pada 2015 itu, harus tertunda karena bank sentral memandang masih adanya perbankan yang belum siap untuk mengimplementasikan aturan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sehingga, customer masih ada pilihan untuk menggunakan PIN atau tanda tangan,” kata Santoso.

Meski demikian, BCA pun akan terus melakukan berbagai upaya mitigasi agar double swipe kartu debet dan kredit tidak terulang. Salah satunya, adalah dengan menggecarkan edukasi kepada merchant, mengenai aturan teknis terkait dengan larangan double swipe.

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Ryan Rizaldy

Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, BI Sediakan Fasilitas Kredit Pembayaran Bagi Nasabah Ritel

BI & ASPI menerbitkan Kartu Kredit Indonesia (KKI), yakni opsi pembayaran via fasilitas kredit dengan transaksi domestik melalui Infrastruktur Sistem Pembayaran Nasional.

img_title
VIVA.co.id
17 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut