Misteri dan Fakta Segitiga Bermuda yang Bikin Dunia Penasaran
- Science Hook
VIVA – Manusia disebut sering kali percaya memiliki lebih banyak pengetahuan daripada yang mereka miliki. Namun tentang planet yang ditinggali manusia maka alam semesta bak menyimpan banyak misteri yang masih perlu digali.
Berbicara tentang planet yang ditinggali manusia terutama lautan maka masih jauh lebih luas lautan yang belum dijelajahi.
Namun salah satu misteri paling terkenal yang ditemukan di lautan adalah Segitiga Bermuda atau biasa disebut Devi’l Triangle atau Hurricane Alley. Segitiga Bermuda adalah wilayah yang ditemukan di bagian barat Samudra Atlantik Utara. Wilayah ini didefinisikan dengan tidak kaku dan dikenal sebagai tempat menghilangnya banyak pesawat dan kapal-kapal.
“Sekalipun menolak untuk percaya bahwa itu adalah sebuah misteri tetapi kami masih belum memiliki penjelasan realistis yang sepenuhnya valid mengapa kapal dan pesawat ini menghilang. Apa pun penyebabnya, wilayah ini telah menjadi subjek banyak perdebatan dan misterinya membuat kita terpesona hingga hari ini. Jadi mari kita cari tahu lebih banyak tentangnya,” dituliskan dalam World Atlas, Jumat 25 Maret 2022.
Asal usul misteri nama Segitiga Bermuda sendiri diberikan untuk wilayah ini oleh penulis Vincent Gaddis pada 1964. Ia menemukan uangkapan tersebut saat menulis untuk majalah bubur kertas pria bernama Argosy. Namun dia bukan orang yang membuat wilayah ini terkenal.
Charles Berlitz adalah orang yang melakukan hal itu. Dia seorang pria yang keluarganya berada di belakang kursus pembelajaran bahasa yang sangat populer. Dia terobsesi dengan paranormal dan percaya bahwa Atlantis itu nyata dan terhubung dengan Segitiga Bermuda.
Dia berbicara tentang teori ini dalam bukunya yang berjudul “Segitiga Bermuda” dan menjadi buku terlaris. Setelah bukunya mengalami ledakan popularitas, banyak media lain mulai membicarakannya dan misteri itu akhirnya berubah menjadi pengetahuan umum.
Penjelasan nyata banyak orang yang mencoba menjelaskan misteri itu selama bertahun-tahun. Penulis lain mencoba memperluas gagasan bahwa wilayah itu terhubung dengan Atlantis. Mereka percaya bahwa kota mitos ini dapat ditemukan di dasar lautan, dan kota ini menggunakan energi kristal legendarisnya untuk menenggelamkan kapal dan pesawat terbang. Teori lain bahkan lebih menarik.