Denmark Resmi Punya Raja Baru

Raja dan Ratu Denmark yang baru, Frederick X dan Mary
Sumber :
  • Sky News

VIVA Dunia – Perdana Menteri Denmark baru saja memproklamirkan Frederik X (kesepuluh) sebagai Raja Denmark pada akhir pekan lalu setelah ibundanya, Ratu Margrethe II, secara resmi menandatangani pengunduran dirinya, dan banyak orang bersuka cita atas peralihan takhta dari seorang raja tercinta ke putranya yang populer.

img_title Denmark Beli Senjata Jarak Jauh untuk 'Takut-takuti' Rusia

Ratu Margrethe yang kini berusia 83 tahun, adalah ratu Denmark pertama yang secara sukarela melepaskan tahtanya dalam hampir 900 tahun sejarah kerajaan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ribuan orang berkumpul di luar istana tempat suksesi kerajaan berlangsung, suasana gembira ketika negara Nordik tersebut mengalami suksesi kerajaan pertama dalam lebih dari setengah abad, dan suksesi ini bukan disebabkan oleh kematian seorang raja.

img_title Kemendagri Bakal Jalin Kerja Sama dengan Denmark untuk Perkuat Pemadam Kebakaran

Ratu Denmark Margrethe meninggalkan ruangan parlemen setelah turun tahta

Photo :
  • AP

Monarki Denmark berasal dari raja Viking abad ke-10, Gorm the Old, menjadikannya yang tertua di Eropa dan salah satu yang tertua di dunia. Saat ini tugas keluarga kerajaan sebagian besar bersifat seremonial.

img_title WN Denmark Ngaku Didoxing Anggota Polri, Begini Kata Irjen Krishna Murti

Ratu Margrethe menandatangani pengunduran dirinya dalam pertemuan dengan pemerintah di Istana Christiansborg, sebuah kompleks luas di Kopenhagen yang telah menjadi pusat kekuasaan Denmark selama berabad-abad. Sekarang menjadi tempat Ruang Resepsi Kerajaan dan Kandang Kerajaan serta Parlemen Denmark, kantor perdana menteri dan Mahkamah Agung.

Perdana Menteri Mette Frederiksen selanjutnya memproklamirkan Frederik sebagai raja dari balkon istana di hadapan orang banyak yang bersorak-sorai.

Frederiksen membacakan proklamasi sebanyak tiga kali, yang merupakan tradisi, ketika Frederik berdiri di sampingnya mengenakan seragam militer seremonial yang dihiasi medali. Dia kemudian bergabung di balkon bersama Ratu Mary yang baru lahir di Australia dan keempat anak pasangan tersebut, dan penonton secara spontan menyanyikan lagu kebangsaan.

“Harapan saya adalah menjadi raja pemersatu di masa depan,” kata Frederik dalam pidato pertamanya sebagai Raja, melansir AP News, Senin, 15 Januari 2024.

“Ini adalah tugas yang telah saya dekati sepanjang hidup saya.”

Merupakan kebiasaan bagi setiap penguasa baru untuk mengadopsi semboyan kerajaan sebagai prinsip panduan pemerintahan mereka, dan semboyan Frederik adalah: “Bersatu, berkomitmen, untuk kerajaan Denmark.”

“Saya ingin mengembalikan kepercayaan yang saya terima,” lanjut raja baru tersebut. “Aku butuh kepercayaan dari istriku tercinta, kamu semua dan yang lebih besar dari kita.”

Frederik mencium Mary, sang ratu, yang mengenakan gaun putih dengan ikat pinggang di salah satu bahunya, dan sorakan meriah lainnya muncul dari kerumunan.

Mereka kemudian meninggalkan Istana Christianborg dengan kereta kuda ketika lonceng gereja berbunyi, dan menuju ke kediaman mereka di Amalienborg, di mana mereka sekali lagi muncul di hadapan orang-orang yang bersorak dan mengibarkan bendera negara berbentuk salib putih dengan latar belakang merah.

Frederik, yang terlihat terharu, meletakkan kedua tangannya di dada sebagai tanda terima kasih.

Dokumen pengunduran diri sebelumnya diberikan kepada Margrethe saat dia duduk di meja besar yang ditutupi kain merah dimana para bangsawan dan anggota pemerintah Denmark duduk.

Raja dan Ratu Denmark yang baru, Frederick X dan Mary

Photo :
  • Sky News

Raja Frederik duduk di sampingnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah menandatanganinya, Margrethe, yang mengenakan setelan rok magenta, bangkit dan memberi isyarat kepada Frederik untuk menggantikannya. “God save the King (Tuhan selamatkan Raja),” seru Margrethe, sambil meninggalkan ruangan dengan menggunakan tongkat sebagai penyangga.

Pengunduran diri tersebut meninggalkan Denmark dengan dua ratu: Margrethe mempertahankan gelarnya, sementara istri Frederik menjadi Ratu Mary. Putra sulung Frederik dan Mary, Christian, 18 tahun, telah menjadi putra mahkota dan pewaris takhta.

Ilustrasi - Bendera Palestina

Denmark dan Belanda Ajukan Syarat Ini Buat Akui Palestina

Denmark dan Belanda minta Israel hentikan penyerangan terhadap Palestina. Kemudian, Hamas diminta untuk bebaskan sandera.

img_title
VIVA.co.id
23 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut