Alasan Trump Ingin Buka Kembali Penjara Alcatraz

Alcatraz
Sumber :
  • https://roadtrippers.com

Washington, VIVA – Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Minggu, 4 Mei 2025, bahwa ia mengarahkan Biro Penjara Federal untuk membangun dan membuka kembali penjara Alcatraz yang terkenal di Teluk San Francisco.

Penembakan Massal saat Misa di Sekolah Katolik AS, 2 Anak Tewas 17 Luka-luka

Pembangunan itu bertujuan untuk menampung para pelaku kejahatan paling kejam di Amerika.

"BANGUN KEMBALI, DAN BUKA ALCATRAZ!" tulis Trump di platform Truth Social.

AS Bakal Perpendek Durasi Visa untuk Mahasiswa-Jurnalis, Alasannya Keamanan dan Tak Jadi Beban Negara

"Ketika kita masih menjadi Negara yang lebih serius, di masa lalu, kita tidak ragu untuk memenjarakan penjahat paling berbahaya, dan menjauhkan mereka dari siapa pun yang dapat mereka lukai," tambahnya, dikutip dari The Economic Times, Senin 5 Mei 2025.

Pulau Alcatraz

Photo :
  • flickr
Trump Ancam Kenakan Tarif Tambahan Negara yang Pungut Pajak Digital

Penjara federal di Alcatraz menampung penjahat AS yang terkenal seperti Al Capone, sebelum ditutup pada tahun 1963. Sekarang penjara tersebut menjadi salah satu tujuan wisata paling populer di San Francisco.

"Hari ini, saya memerintahkan Biro Penjara, bersama dengan Departemen Kehakiman, FBI, dan Keamanan Dalam Negeri, untuk membuka kembali ALCATRAZ dan dibangun kembali secara substansial," tulis Trump.

Trump juga mengatakan kepada wartawan saat kembali ke Gedung Putih dari Florida, bahwa membuka kembali penjara itu adalah sebuah ide yang dia miliki dan memutuskan untuk menindaklanjutinya.

"Itu adalah simbol hukum dan ketertiban," ujar Trump.

Menurut situs web Biro Penjara Federal (BOP), Alcatraz ditutup karena terlalu mahal untuk terus beroperasi, sebagian besar karena lokasinya yang berada di pulau. Biaya operasionalnya hampir tiga kali lebih mahal daripada penjara federal lainnya, menurut situs web BOP.

VIVA Militer: Perdana Menteri India, Narendra Modi

Hubungan Modi dan Trump 'Memburuk' Gegara Nobel Perdamaian

Modi menolak untuk merekomendasikan Trump sebagai kandidat penerima Hadiah Nobel Perdamaian.

img_title
VIVA.co.id
31 Agustus 2025