Iran Buka Borok AS: Hobi Melanggar Perjanjian tapi Sok Mendikte

Kapal perang AS memblokade Selat Hormuz meminta kapal yang keluar dari Iran berbalik arah
Sumber :
  • CENTCOM

VIVA - Iran menuduh Amerika Serikat (AS) keliru menganggap negosiasi sebagai ajang untuk mendikte dan menegaskan bahwa pendekatan semacam itu tidak akan berhasil terhadap Teheran.

img_title IRGC Gertak AS: Sanksi Satu Dollar ke Iran, Washington bisa Rugi Berkali-kali Lipat

“Amerika telah keliru memahami konsep negosiasi sebagai tindakan mendikte, sesuatu yang jelas tidak akan berhasil terhadap Iran,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei, seperti dikutip dari Anadolu Ajansi, Selasa, 1 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menuduh Washington bertindak dengan “itikad buruk” dan tidak memiliki arah yang jelas dalam pendekatannya terhadap Iran. Ia menilai AS telah terjebak dalam apa yang disebutnya sebagai kesalahan strategis.

img_title Trump Pede Jalur Pipa Minyak Suriah Bakal Gantikan Peran Krusial Selat Hormuz

“Selama mereka bertindak dengan cara seperti ini, mereka tentu tidak akan memperoleh hasil apa pun selain apa yang telah mereka capai sejauh ini,” ujarnya.

Menanggapi serangan AS baru-baru ini terhadap Pulau Khark di Iran, Baqaei mengatakan Washington telah berulang kali melakukan tindakan yang dianggap Teheran sebagai agresi. Ia memperingatkan bahwa pasukan Iran akan merespons setiap serangan lebih lanjut.

img_title Bocornya Informasi soal AS Kekurangan Amunisi dalam Perang Iran Bikin 50 Staf Pentagon Diperiksa

Ia juga menuduh AS melanggar Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad, yang menurutnya telah ditandatangani di tingkat tertinggi oleh Presiden Donald Trump.

Menurutnya, Washington telah menyetujui sejumlah komitmen berdasarkan kesepakatan tersebut, tetapi memutuskan untuk melanggarnya sekitar tiga pekan setelah ditandatangani.

Lebih lanjut, Baqaei mengatakan Teheran akan menentukan langkah selanjutnya terkait kesepakatan tersebut berdasarkan perkembangan situasi.

Ia juga menuduh Washington terus memberlakukan sanksi dan blokade laut serta meningkatkan apa yang disebutnya sebagai perang ekonomi terhadap Iran.

Meski demikian, Baqaei mengatakan Iran akan terus menggunakan diplomasi bila diperlukan untuk melindungi kepentingan nasionalnya.

“Kami tentu, dengan mempertimbangkan seluruh aspek, akan menggunakan kemampuan dan instrumen diplomasi bila diperlukan, baik untuk menjelaskan posisi kami maupun untuk memastikan dan mempertahankan hak-hak rakyat Iran” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengatakan Iran tetap menjalin kontak rutin dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA), tetapi membantah bahwa saat ini terdapat negosiasi baru antara Teheran dan badan pengawas nuklir PBB tersebut.

Baqaei turut menegaskan kembali posisi Teheran bahwa tidak ada aktivitas nuklir di lokasi Kuh-e Kolang (Pickaxe Mountain), setelah Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi baru-baru ini mengatakan tidak ada bukti kuat yang mendukung tuduhan mengenai aktivitas nuklir di lokasi tersebut.

Uang dolar AS dan rupiah.

Rupiah Melemah ke Rp 17.650 saat Pendapatan Kelas Menengah RI Anjlok dan Tensi Iran-AS Kembali Melonjak

Hingga pukul 09.01 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.650 per dolar AS. Posisi itu melemah 8 poin atau 0,05 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.642 per dolar AS.

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut