Ini Pemicu Presiden Brasil Dimakzulkan

Aksi unjuk rasa warga Brasil di berbagai wilayah
Sumber :
  • REUTERS/Paulo Whitaker

Periode 2003-2010, Rousseff menjabat sebagai Dewan Eksekutif Petrobras. Di tangannya, Petrobras menjadi perusahaan minyak unggulan namun paling banyak menumpuk pundi-pundi utang.

img_title Presiden Brasil Puji Lionel Messi, Sindir Neymar?

Meski begitu, Rousseff memaksa Petrobras memperluas produksi minyak dan menjadikan Brasil sebagai eksportir minyak utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alhasil, bukannya untung tapi buntung. Petrobras justru mengalami kerugian hingga US$17 miliar pada April 2016.

img_title Jadi Presidensi G20, Brasil Janji Tak Akan Tangkap Vladimir Putin Jika Datang

Penyebabnya karena penggelapan dana serta salah urus proyek. Salah satunya kasus pembangunan kilang minyak yang belum selesai.

Pihak Kepolisian Federal Brasil menduga kalau para eksekutif dan pengusaha kontraktor minyak telah mengambil tiga persen dari nilai kontrak Petrobras dan menyalurkan dananya kepada Partai Buruh beserta koleganya.

img_title Tolak Undangan Putin, Presiden Brasil: Yang Kami Inginkan Perang dan Serangan Berhenti

Menurut kelompok pemantauan korupsi dan transparansi Brasil, 60 persen dari 594 anggota Kongres Brasil menghadapi tuduhan serius seperti penyuapan, kecurangan dalam pemilu, pembabatan hutan ilegal, penculikan dan pembunuhan.

Korupsi dan keterpurukan ekonomi

Dengan begitu, ini adalah penemuan kasus korupsi terbesar yang pernah terjadi di Brasil. Petrobras secara konsisten mengakui kalau mereka korban dari skema kontrak kerja sama dengan pihak terkait.

Sementara, mengutip situs Wall Street Journal, Senin, 18 April 2016, Roussef mengatakan tidak mengetahui adanya skema tersebut.

Paulo Roberto Costa, selaku Eksekutif Senior Petrobas, mengaku kepada Polisi Federal dan Kongres Brasil bahwa suap tersebut digunakan pada kampanye Rousseff dalam pemilu 2010.

Rousseff lalu membantah terlibat dan mengatakan akan berkomitmen untuk menyelidiki tuduhan yang dilayangkan kepadanya.

Banyak pihak yang mengatakan kalau Rousseff mengetahui dengan pasti soal skandal korupsi di perusahaan minyak negara itu.

Namun, lagi-lagi, Rousseff selalu membantah terlibat dan komisi parlemen membersihkan namanya dari kesalahan pada Oktober 2015 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skandal korupsi ini makin menguat ketika perekonomian Brasil menghadapi resesi terburuk dalam tiga dekade, menyusul penurunan harga komoditas seperti minyak, bijih besi dan kedelai.

Pada 2015, perekonomian menyusut 3,8 persen, atau berkinerja tahunan terburuk sejak 1981. Pengangguran meningkat menjadi sembilan persen, serta nilai mata uang Brasil, Real, juga kehilangan sepertiganya terhadap dolar AS. Inilah yang mengakibatkan unjuk rasa besar-besaran di ibukota Rio de Janeiro pada 13 Maret lalu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut