Umat Islam Dunia Diminta Putuskan Hubungan dengan AS

Aksi bakar bendera AS oleh demonstran Palestina atas klaim Yerusalem di Gaza
Sumber :
  • REUTERS/Mohammed Salem

VIVA - Mantan Menteri Yordania, Ishaq Farhan, meminta orang-orang Arab dan umat muslim membela Yerusalem dalam menghadapi zionis Israel. Farhan berpandangan mereka tidak cukup dengan memutuskan hubungan dengan Israel melainkan juga Amerika Serikat.

img_title Kenapa Israel Selalu Aman? Ini 7 Fakta Israel yang Harus Kamu Ketahui

"Kita membutuhkan langkah yang lebih berani termasuk memutuskan hubungan dengan Amerika Serikat, yang presidennya berniat untuk memindahkan kedutaan ke Yerusalem dan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel," kata Farhan seperti dilansir dari middleeastmonitor.com, Jumat, 8 Desember 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Farhan menunjukkan bahwa keputusan Presiden AS Donald Trump untuk memindahkan kedutaan muncul setelah negara-negara Arab menerima Trump dalam sebuah pertemuan puncak bersejarah di ibu kota Saudi (Riyadh Summit 2017) dan memberinya uang, yang bisa membangun seluruh negara.

img_title 4 Negara Eropa Desak Israel Hentikan Bangun Permukiman Yerusalem Timur

"Ini adalah tanggung jawab rakyat, dan kemudian badan dan institusi Islam dan religius yang peduli dengan Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa untuk mendidik bangsa tentang bahaya yang mengancam kesucian agama di Palestina sebagai akibat dari keputusan ini," ujar Farhan.

Farhan pun menyesalkan sikap Amerika Serikat dan negara-negara Barat yang mendukung Israel dalam melakukan pendudukan, melanggar hak-hak rakyat Palestina, orang Arab dan umat Islam di Yerusalem.

img_title Parasit Berbahaya Terungkap dari Toilet di Yerusalem

Seperti diketahui, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pengakuan pemerintahannya atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Dia juga akan memindahkan kedutaan Amerika dari Tel Aviv ke kota suci tiga agama tersebut.

Sedangkan berdasarkan perjanjian damai Wadi Araba yang disepakati Israel dan Yordania, Amman memiliki hak untuk mengawasi urusan keagamaan di Yerusalem.

VIVA Militer: Tentara Israel menembak mati warga Palestina

PM Ishtaye Kecam Pembunuhan Bocah Palestina oleh Tentara Israel

PM Palestina, Mohammed Ishtaye, pada Minggu 6 Maret 2022 mengecam pembunuhan bocah berusia 14 tahun oleh tentara Israel di Abu Dis, kota di tenggara Yerusalem.

img_title
VIVA.co.id
7 Maret 2022
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut