Melawan Ibu Saat Dinasehati, Seorang Adik Tewas Ditusuk Kakak Sendiri

Ilustrasi penusukan.
Sumber :
  • www.freevector.com

VIVA – QA (27 tahun) warga Perumahan Suci Permai, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut Jawa Barat, kini mendekam di sel Polres Garut. Sebelumnya, pada Sabtu 23 Mei 2020 QA melakukan penusukan terhadap adiknya sendiri Wira (21 tahun) hingga tewas, adapun QA langsung diamankan Unit Reserse Mobile Polres Garut.

LPSK Pastikan Dampingi Korban Kekerasan Seksual Dokter Kandungan di Garut

Kasat Reskrim Polres Garut, Ajun Komisaris Polisi Maradona Armin Mappaseng, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada malam Lebaran. Korban Wira merupakan adik tersangka QA, Wira mengalami luka tusuk di dada tepat pada jantung.

"Korban dan tersangka merupakan adik-kakak, kejadiannya malam tadi saat malam takbir," ujarnya, Minggu 24 Mei 2020.

Istrinya Diduga Jadi Korban Penculikan, Suami Asal Garut Dikirimi Pesan Berisi Ancaman

Berdasarkan informasi peristiwa tersebut berawal saat korban dinasehati ibunya tetapi malah melawan, QA marah dan sempat menampar korban. Bukannya sadar korban malah mengeluarkan kata-kata kotor, sehingga QA naik pitam dan menusuk dada korban tepat pada jantung dengan menggunakan pisau dapur.

"Kami masih melakukan pendalaman kasus, tersangka malam tadi langsung diamankan Unit Resmob Polres Garut," ungkap Maradona.

Oknum Dokter Kandungan di Garut Lecehkan Pasien, Polisi Turun Tangan

Lanjut Maradona, pihaknya masih terus memintai keterangan tersangka terkait peristiwa duel antara adik dan kakak. Selain tersangka pihaknya juga akan memintai keterangan saksi, sementara petugas telah mengamankan sebilah pisau dapur.

"Kita akan cari motif dari peristiwa ini," ujarnya.

Dokter Kandungan Ini Lakukan Pelecehan Seksual Kepada Pasien saat USG

LPSK Telaah Berkas 5 Korban Pelecehan Dokter Cabul di Garut

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyebut korban kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan satu dokter obgyn di Kabupaten Garut, telah dijangkau.

img_title
VIVA.co.id
3 Mei 2025