Polisi: Pelaku Sindikat Pencurian Rumah Kosong di Ciganjur sudah 20 Kali Beraksi

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary di Tangerang
Sumber :
  • VIVA.co.id/Sherly (Tangerang)

Jakarta, VIVA - Aparat kepolisian berhasil menangkap R, tersangka utama dalam sindikat spesialis pencurian rumah kosong di kawasan Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Rabu, 22 Januari 2025. Setelah penyelidikan yang mendalam, terungkap R telah 20 kali melakukan aksi pencurian.

31 Polisi Alami Luka Ringan hingga Operasi usai Demo 28 Agustus

Penangkapan R terjadi setelah rekaman kamera pengawas mengungkapkan aksi pencurian yang dilakukan oleh pelaku pada Jumat, 10 Januari 2025, sekitar pukul 13.39 WIB di sebuah rumah yang terletak di Jalan Sarpa, Ciganjur. 

Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas dua pria yang mengenakan pakaian mencurigakan masing-masing mengenakan kemeja merah dan jaket biru, mendekati lokasi menggunakan sepeda motor.

RS Polri Laporkan Tak Ada Polisi Meninggal usai Aksi 28 Agustus

Salah satu dari mereka kemudian terlihat mengamati sekitar sebelum masuk dan mulai membobol pintu rumah dengan menggunakan alat tertentu.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi mengatakan R adalah pelaku utama yang bertanggungjawab atas lebih dari 20 kasus pencurian yang terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. 

Suasana Horor di Polda Metro, Halte Dibakar dan Lampu Jalan Mati!

“R sudah lebih dari 20 kali melakukan aksi pencurian. Kami berhasil menangkapnya bersama tiga tersangka lainnya yakni JAS, SB, dan TWS,” kata Ade Ary di Polda Metro Jaya, Rabu, 22 Januari 2025.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary di Tangerang

Photo :
  • VIVA.co.id/Sherly (Tangerang)

Tersangka lainnya yang merupakan anggota sindikat ini juga berhasil diringkus di lokasi yang berbeda-beda, termasuk di Jakarta Timur, Yogyakarta, dan Pandeglang. 

Keempat tersangka ditangkap berdasarkan tujuh laporan polisi yang masuk terkait serangkaian kasus pencurian rumah kosong di berbagai wilayah seperti Jatinegara, Tebet, Makasar, Pondok Gede, Cakung, hingga Jagakarsa.

Sebelum beraksi, kata dia, para pelaku secara acak memilih target rumah kosong yang mereka yakini tidak ada penghuninya. Mereka sudah mengetahui ciri-ciri rumah yang ditinggalkan atau tidak berpenghuni. 

“Kami melihat pola yang konsisten, di mana mereka selalu mencari rumah yang kosong atau yang tampak sepi,” kata Ade Ary.

Salah satu video yang beredar di media sosial menunjukkan detik-detik aksi pencurian yang dilakukan oleh dua orang pelaku.

Video tersebut menampilkan kedua pelaku yang keluar dari rumah korban dengan membawa dua tas berisi barang berharga. 

Dalam video lain, salah satu pelaku terlihat membawa kabur sebuah mobil Honda Jazz berwarna merah yang diparkir di garasi rumah korban.

Rekaman tersebut juga mengungkapkan bahwa kedua pelaku membawa perhiasan, laptop, dan sejumlah barang berharga lainnya. 

Dalam keterangan video yang beredar disebutkan, bahwa pencurian tersebut terjadi pada pukul 13.57 WIB, saat pelaku meninggalkan lokasi dan melarikan diri menuju daerah Jalan Kahfi 1.

Keempat tersangka yang berhasil ditangkap ini tengah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian, dan kemungkinan besar akan dijerat dengan pasal-pasal terkait pencurian serta kejahatan terorganisir.

Mahasiswa Diduga Dianiaya Polisi Saat Demo di Medan

Mahasiswa Diduga Dianiaya Polisi saat Demo di Medan, Terkapar Berdarah dan Kejang di Jalanan

Video mahasiswa terkapar berdarah dan kejang saat demo di Medan viral. Oegroseno kecam dugaan kekerasan polisi dan desak kasus ini diusut transparan.

img_title
VIVA.co.id
30 Agustus 2025