Tim Jokowi Minta Jonru Ginting Insaf

Ketua DPP Partai Golkar Bidang Media dan Penggalangan Opini, Ace Hasan Syadzily
Sumber :
  • VIVA/Rifki Arsilan

VIVA – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily meminta Jonru Ginting mengubah sikapnya selama ini yang kerap berkomentar tanpa data dan memicu kontroversi.

img_title Bareskrim Polri Tangguhkan Penahanan Mahasiswi ITB yang Unggah Meme Prabowo-Jokowi

Hal itu dikemukakan Ace menanggapi bebasnya Jonru Ginting. "Mudah-mudahan Jonru setelah bebas bersyarat dari hukumannya akibat ujaran kebencian insaf," kata Ace ketika dihubungi, Jumat, 23 November 2018 malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ace berharap, perilaku Jonru seperti itu berhenti apalagi saat ini tengah berjalan kontestasi Pemilu.

img_title Meta Harus Bayar Denda Hampir Rp40 Triliun karena Promosi Ujaran Kebencian

Aparat hukum, kata dia, juga mesti tegas menindak oknum-oknum yang sengaja menyebar kebencian, berita bohong dan isu bermuatan SARA.

"(Harapannya) tidak melakukan hal yang sama menjelang Pilpres 2019 ini. Kami serahkan kepada pihak penegak hukum jika ada pihak-pihak yang melakukan tindakan ujaran kebencian," kata Ace.

img_title Alasan Oknum Polisi Minta Uang Rp10 Juta ke Ria Ricis saat Laporkan Haters

Sebelumnya diberitakan, kabar Jonru dibenarkan kuasa hukumnya Djuju Purwanto.

Djuju menjelaskan, bebasnya Jonru karena kliennya telah menjalani dua pertiga masa hukuman. Ia menegaskan, rencana bebas pegiat media sosial itu sudah diurus sejak Oktober lalu. "Berdasarkan perhitungan kan sudah bisa bersyarat," kata Djuju ketika dikonfirmasi.

Bambang Tri Mulyono (tengah) bersama petugas Lapas Kelas IIA Sragen

Terpidana Kasus Ujaran Kebencian soal Ijazah Jokowi, Bambang Tri Bebas Bersyarat

Meski bebas bersyarat, Bambang Tri tetap akan berada dalam pengawasan Balai Pemasyarakatan Kelas I Semarang.

img_title
VIVA.co.id
27 Agustus 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut