Banjir di Cipinang Melayu dan Kalibata, Wagub Singgung Pembangunan GBK

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.
Sumber :
  • VIVA/Ahmad Farhan Faris

VIVA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan penyebab mengapa wilayah Kalibata, Condet dan Cipinang Melayu kerap kali sering mengalami banjir setiap hujan intensitas tinggi di Ibu Kota.

Korban Tewas Akibat Banjir Bandang di Pakistan Bertambah Jadi 670 Orang

Riza mengakui, bahwa memang kontur tanah di wilayah Jakarta ini memang rendah dan berada di permukaan air laut, termasuk daerah Cipinang Jakarta Timur.

"Memang beberapa titik ada di Condet, dan Kalibata di beberapa titik memang rendah. Banyak penyebabnya di antaranya zaman dulu waktu kita bangun Gelora Bung Karno (GBK) itu dulu diuruk, (tanah) uruknya dari mana, dari situ tempat-tempat Kalibata dan lain sebagainya diuruk sehingga lahan yang dikeruk menjadi kubangan," katanya.

Peserta Membludak, 1.175 Perenang Muda Meriahkan 2nd GBK Fun Swimming Competition 2025

"Sekarang kubangan itu karena sulitnya lahan oleh warga dijadikan pemukiman. Kalau hujan ya banjir jadi kubangan," sambungnya.

Tentunya, Ariza menyakini akan ada solusi mengatasi banjir di lokasi itu. Nantinya dari Dinas Sumber Daya Air Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mencari solusi terbaik terkait titik-titik yang memang menjadi kubangan dan menjadi pemukiman dan di lokasi itu akibatnya sangat rendah.

Ribuan Perenang Muda Ikuti 2nd GBK Fun Swimming Competition 2025: Ajang Pencarian Bibit Unggul Renang Indonesia

"Di antaranya konsep yang sudah pernah kami sampaikan di situ nanti harus dibangun Rusunawa-Rusunami sehingga bawahnya kosong. Ketika kemarau jadi basement, jadi tempat bermain. Ketika hujan, banjir, jadi tempat tampungan air. Banyak ada di Jaktim dan Jaksel," ujarnya.

Baca juga: Polisi: Peluru Nyasar di Cilandak Bukan dari Lapangan Tembak Marinir

Banjir besar. (Foto ilustrasi).

Banjir di Niger Tewaskan 47 Orang, 56 Ribu Mengungsi

Bencana itu telah berdampak pada 7.754 keluarga di 339 kawasan permukiman dan desa.

img_title
VIVA.co.id
21 Agustus 2025