Kick Off Vaksinasi Booster, Wali Kota Tangsel Disuntik Vaksin Pfizer

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamine Davnie melakukan kick off vaksinasi booster.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Sherly (Tangerang)

VIVA – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamine Davnie melakukan kick off vaksinasi booster di RSUD Tangerang Selatan, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Rabu, 12 Januari 2022.

Selain membuka pelayanan itu, Benyamine pun  melakukan suntik vaksin booster dengan jenis Pfizer.

"Alhamdulillah sudah menerima. Saya yakin (dibooster), mudah-mudahan tidak ada KIPI yang berarti," katanya.

Wali kota Tangsel Benyamin Davnie

Photo :
  • https://www.tangerangselatankota.go.id

Sebelum melakukan suntik vaksin, ia pun menjalani tahapan pengecekan kesehatan lebih dulu, seperti tekanan darah, hingga riwayat kesehatan.

"Tentunya screening terlebih dulu seperti pengecekan suhu tubuh, tekanan darah sampai wawancara," ujarnya.

Dia mengaku, sebelum menerima booster, dia menjalani rutinitas seperti yang lainnya. Tidur cukup, istirahat cukup dan sarapan sebelum berangkat.

"Sama seperti yang lainnya, istirahat cukup, sarapan dulu sebelum berangkat. Jangan lupa pakai masker, jaga protokol kesehatannya," katanya.

Prabowo Sebut Indonesia Akan Jadi Tempat Uji Coba Vaksin TBC yang Dikembangkan Bill Gates

Nantinya, akan ada 100 ribu lebih lansia yang akan menerima vaksinasi booster ini. Syaratnya, paling cepat lansia tersebut sudah menerima dosis kedua pada 6 bulan lalu.

Masyarakat yang akan menerima booster, bisa mendatangi fasilitas-fasilitas kesehatan milik Pemkot Tangsel seperti puskesmas, RSUD di Pamulang, Serpong Utara dan Pondok Aren. 

DBD Bisa Sebabkan Kematian! Ahli: Ini Bukan Penyakit Musiman, Kena 2 Kali Bukan Kebal Tapi Jadi Lebih Parah

"Untuk ketersediaan vaksinasi juga dijamin aman. Saat ini ada 70 ribu lebih dosis vaksin jenis Pfizer, Astrazeneca dan Sinovac. Belum lagi yang akan ditambah Kemenkes, jadi enggak perlu khawatir," katanya.

7 Mitos dan Fakta Imunisasi, Ternyata Masih Banyak yang Menyesatkan
Vaksinasi campak darurat di Sumenep, Madura

KLB Campak Picu 17 Kematian Anak di Sumenep, 2.105 Orang Terinfeksi

Berdasarkan data, penyakit ini menyebar di 26 kecamatan dengan jumlah penderita hingga Agustus 2025 tercatat sebanyak 2.105 kasus dan meninggal dunia sebanyak 17 anak

img_title
VIVA.co.id
25 Agustus 2025