Sandiaga dan Istri Berbaju Merah ke PDIP

Bakal cagub DKI Sandiaga Uno dan istri mengembalikan formulir ke DPD PDIP
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Irwandi Arsyad

VIVA.co.id – Sandiaga Salahuddin Uno resmi mengembalikan formulir pendaftaran penjaringan dan penyaringan bakal calon gubernur (cagub) DKI Jakarta, di kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi DKI Jakarta, di Jalan Tebet Raya, Tebet, Jakarta Selatan, Senin, 25 April 2016.

Sandiaga Uno hingga Dudung Eks KSAD Masuk Bursa Caketum PPP

Pantauan VIVA.co.id, Sandiaga Uno datang ke kantor DPD PDIP Provinsi DKI Jakarta dengan didampingi istrinya, Nurasiah. Keduanya tampak kompak menggunakan baju batik berwarna merah.

"Iya, hari ini kami mengembalikan formulir," kata Sandiaga Uno di kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi DKI Jakarta, Jalan Tebet Raya, Tebet, Jakarta Selatan, Senin 25 April 2016.

Tak Lagi Menjabat di Pemerintahan, Sandiaga Uno Kini Sibuk Buka Sesi Cooking Class

Dia mengatakan, sengaja datang dengan didampingi istrinya Nurasiah, yang merupakan asli dari Betawi. 

Salah satu alasan menggunakan baju batik berwarna merah, kata Sandiaga, lantaran masuk rumah PDI Perjuangan yang bernuansa warna merah.

Anak Muda Dinilai Punya Peluang Bangun Ekosistem Kewirausahaan

"Kami berdua di sini janjian pakai baju merah karena masuk ke rumah yang memiliki nuansa merah semuanya. Jadi saya senang Bapak Gembong (Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDIP) mengatakan saya calon pertama yang membawa istri (mengembalikan formulir)," ujarnya.
 

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Salahuddin Uno saat menyapa para kader PPP Sumatera Barat di Hotel Kyriad Bumi Minang, Kota Padang, Sabtu, 9 September 2023.

Masuk Bursa Calon Ketum PPP, Siapkah Sandiaga Uno Bertarung dengan Caketum Lain?

Diantara nama yang disebut adalah Sandiaga Uno. Siapkah mantan Menteri Ekonomi Kreatif 2019-2024 itu beratarung menjadi orang nomor satu di partai berlambang Ka'bah itu?

img_title
VIVA.co.id
15 Mei 2025