Sandiaga Ancam Tutup Pujasera dan Eksotis

Ilustrasi suasana di Hotel Alexis sebelum ditutup.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Eduward Ambarita

VIVA – Satu persatu tempat hiburan malam bertumbangan, karena tersandung perizinan yang dipermasalahkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

img_title Pemprov DKI Ajukan Rp250 Juta di Raperda APBD-P 2026 untuk Kaji Ikan Sapu-sapu, Kadis KPKP: Kami Terpaksa

Masih jelas teringat di benak masyarakat, bagaimana Hotel Alexis harus berhenti beroperasi akibat perpanjangan izin yang diajukan tak lagi diperpanjang. Izin hotel ini tak diperpanjang, karena diduga jadi arena prostitusi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yang terbaru, giliran Diskotek MG International Club yang tersandung masalah. Izin operasi diskotek yang terletak di Tubagus Angke, Jakarta Barat, dicabut Dinas Pariwisata DKI, karena dijadikan sebagai pabrik narkoba.

img_title Pemprov DKI Lakukan Water Mist di 5 Wilayah Jakarta Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Menurut Wakil Gubernur DKI, Sandiaga S Uno, selain Alexis dan Diskotek MG, ada sejumlah tempat hiburan malam lainnya yang bisa bernasib sama dengan kedua lokasi ini, jika terbukti melanggar aturan. 

Seperti Eksotis dan Pujasera. Kedua tempat hiburan malam ini sudah mendapatkan surat teguran dari Pemprov DKI.

img_title Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Jakarta, Pemprov DKI: Tak Perlu Panik, Tetap Tenang

"Eksotis dua kali rekomendasi, tutup. Pujasera dua kali rekomendasi, tutup. MG rekomendasi tutup. Dan, kemarin, terima kasih operasinya dan kami langsung tindaklanjuti untuk bukan hanya menutup, tetapi mencabut izin (Diskotek MG)," kata Sandi, usai rapat dengan BNN DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta, Selasa 19 Desember 2017. 

Berdasarkan catatan Sandi, selama ini Pemprov DKI sudah cukup banyak menutup tempat hiburan malam dengan cara mencabut izin operasinya.

"Ada juga beberapa nama-nama di sini, Illigals, Tematik, Golden Crown, Classix, dan Diamond sudah tutup. D'fashion, Happy Puppy, Hotel Travel, Monggo Mas, Bandara Kota Indah, TopOne," ujarnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sandiaga mengatakan, diharapkan tak ada lagi pelaku bisnis tempat hiburan malam yang coba-coba melanggar aturan, terutama tentang prostitusi dan narkoba.

"Jadi, kami mengirimkan pesan yang jelas sekarang kepada para pelaku bisnis, bukan hanya yang tadi disebutkan tapi semua. Untuk memastikan bahwa pencegahan dan pemberantasan untuk kegiatan-kegiatan terkait P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba) ini bisa dilakukan dalam waktu sekarang juga," kata dia.

PDI bagikan beasiswa untuk tekan anak-anak putus sekolah di Jakarta

Ratusan Anak Jakarta Putus Sekolah, PSI Beberkan Jurus Cegah Siswa Berhenti Belajar

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membagikan beasiswa untuk menekan angka siswa putus sekolah yang saat ini masih menjadi persoalan khusus di ibu kota.

img_title
VIVA.co.id
9 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut