Pasien Wanita Nangis Dadanya Diremas Petugas Rumah Sakit

Pasien wanita menangis dicabuli petugas rumah sakit
Sumber :
  • Instagram

VIVA – Oknum pegawai rumah sakit melakukan pelecehan seksual terhadap seorang pasien wanita yang tengah menjalani perawatan. Dalam video yang diunggah akun Facebook Viv Yu, pasien wanita yang wajahnya disamarkan itu menangis sembari menunjuk ke arah perawat pria.

Anak Tiri di Jaktim Diperkosa Puluhan Kali oleh Ayahnya Sejak Kelas 5 SD

Wanita cantik berambut panjang itu menangis tersedu-sedu, tak terima dengan ulah tak senonoh pegawai pria rumah sakit kepadanya. Ia meminta pelaku mengakui perbuatan cabulnya tersebut.

"Kamu ngaku dulu apa yang kamu perbuat. Kamu ngaku dulu? Kamu ngaku dulu?" kata korban sembari menangis.

Sempat Buron, Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Tangerang Ditangkap Polisi

"Iya, tapi tidak seperti itu, saya khilaf bu," kata pelaku sembari tertunduk.

"Tapi kamu pegang payudara saya kan, kamu remas-remas 2 sampe 3 kali kan? Kamu masukin tangan? Kamu puter-puter puting saya. Ngaku kamu?" bentak pasien.

Biadab! Bocah 7 Tahun Ditarik ke Kebun Sawit di Simalungun Lalu Dicabuli, Pelaku Diringkus

Terpojok, pelaku yang berseragam layaknya seorang perawat itu akhirnya mengakui perbuatannya dan meminta maaf. Pelaku tampak menyalami korban dan beberapa orang yang ada di ruang tersebut.

Netizen dibuat geram dengan ulah oknum petugas rumah sakit tersebut. Akun Viv Yun yang mengunggah video tersebut mengungkapkan kekesalannya.

"Seriously National Hospital Surabaya Barat ??!? Org abis operasi.. masih lemes d bawah obat bius kok d kerjain.. ???????????????????? Kurang ajar..!!! Enak gt kalo bikin salah.. seakan2 abis dosa lsg bilang khilaf trus dosa lu ilang njir? Cabut ijin ini org..!!!! Bikin emosi ajaaa..!!!!" tulis Viv Yun.

Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, Iptu Luk Luk Il Maqnum (Satria)

Sembilan Anak di Lombok Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual

Sebanyak sembilan anak di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pelecehan seksual terhadap seorang anak perempuan.

img_title
VIVA.co.id
9 Maret 2025