Warga Keluhkan Bantuan Beras di Bekasi

Warga Bekasi keluhkan bantuan beras PKH.
Sumber :
  • VIVA/Dani

VIVA – Ribuan warga Penerima Bantuan Keluarga Harapan (PKH) di Kampung Pipisan, Desa Karang Kaya, Kecamatan Pabayuran, Kabupaten Bekasi mengeluhkan bantuan beras yang diterimanya tak layak konsumsi. Atas kejadian itu warga segera melaporkan ke Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Mendagri Dorong Peran Aktif Pemda Perluas Gerakan Pangan Murah untuk Jaga Stabilitas Harga

Bantuan dari Kementerian Sosial itu pun disesalkan warga. Bahkan, warga juga kesal dengan pendamping yang menarik biaya, padahal beras itu tak layak konsumsi. Tak sedikit beras itu pun dibuang warga ke jalan-jalan.

"Baunya membuat pusing, bahkan untuk dimasak saja mengeluarkan busa menggelembung, bahkan diberikan ke hewan ternak ayam saja tidak dimakan," kata Maria (50) warga penerima bantuan.

Luhut Ungkap Bansos Bakal Didata Ulang Pakai Face Recognition

Maria mengaku, untuk mendapatkan bantuan beras dirinya harus membayar atau menebus uang sebesar Rp10 ribu per orang. "Apa yang kami keluarkan tidak sebanding dengan apa yang kami dapatkan," jelasnya.

Hal senada juga dikatakan, Andri (40). Menurutnya, sudah mengetahui adanya beras bantuan yang mengeluarkan bau dan tak layak dikonsumsi. "Saya akan adukan ke Menteri Sosial Ibu Tri Rismaharini," katanya.

Ribuan Warga Cipinang Dapat Pengobatan Gratis dan Bansos

Dia menyayangkan kejadian ini, sebab bantuan tersebut merupakan kebutuhan sangat dibutuhkan warga tak mampu. "Keterlaluan sekali, bantuan untuk warga miskin saja disabotase," katanya.

Gerakan Pangan Murah di Kota Pekanbaru

Ditlantas Polda Riau Salurkan 2 Ton Beras Lewat Gerakan Pangan Murah

Ditlantas Polda Riau melalui Subdit Regident menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Pekanbaru, Sabtu 30 Agustus 2025.

img_title
VIVA.co.id
30 Agustus 2025