Ikhtiar Intelijen Negara Cegah Anak di DIY Terpapar Omicron

Vaksinasi anak usia 6-11 tahun
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar akselerasi vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun. Kegiatan dilaksanakan untuk mencegah penyebaran COVID-19 varian omicron. 

Ini Alasan Vaksinasi Influenza Penting Sebelum Bepergian

Korwil Binda DIY Bantul, Saiful menjelaskan, vaksinasi sangat penting bagi anak sebagai langkah membangun imunitas. Menurutnya, saat ini varian omicron berpotensi menyebar dengan cepat. 

"Selain itu dengan tervaksinnya anak-anak, maka PTM (pembelajaran tatap muka) dapat segera berlangsung secara normal," tutur Saiful dalam keterangannya, dikutip Minggu, 13 Februari 2022. 

Pekan Imunisasi Dunia: Pahami 5 Jenis yang Wajib untuk Lindungi Anak dari Penyakit Serius

Saiful melanjutkan, pihaknya akan terus menggelar akselerasi vaksinasi untuk mewujudkan herd immunity. Sehingga, kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal. 

Lebih lanjut, Saiful mengimbau masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) ketat. Seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan meminimalisir berpergian. 

DBD Bisa Sebabkan Kematian! Ahli: Ini Bukan Penyakit Musiman, Kena 2 Kali Bukan Kebal Tapi Jadi Lebih Parah

"Maka, vaksin dan prokes adalah ikhtiar yang sama-sama kita lakukan dan sangat penting artinya untuk meningkatkan imun," tandasnya. 

Adapun vaksinasi dilakukan di dua wilayah, yakni Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Bantul. Binda DIY menargetkan total sasaran sebanyak 1.650 jiwa dalam kegiatan kali ini.

Baca juga: Jurus Kapolri Cegah Lonjakan Covid-19

Vaksinasi campak darurat di Sumenep, Madura

KLB Campak Picu 17 Kematian Anak di Sumenep, 2.105 Orang Terinfeksi

Berdasarkan data, penyakit ini menyebar di 26 kecamatan dengan jumlah penderita hingga Agustus 2025 tercatat sebanyak 2.105 kasus dan meninggal dunia sebanyak 17 anak

img_title
VIVA.co.id
25 Agustus 2025