Sesak Napas, Abu Bakar Ba'asyir Dilarikan ke Rumah Sakit

Abu Bakar Baasyir
Sumber :
  • VIVA/ Fajar Sodiq.

VIVA Nasional – Pendiri Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Cemani, Kabupaten Sukoharjo, Abu Bakar Ba’asyir dilarikan ke rumah sakit pada Sabtu, 25 Februari 2023 kemarin. Mantan terpidana kasus terorisme itu sempat mengeluhkan sesak napas dan menggigil.

Prabowo Sebut RS PON Punya Alat Canggih: Bisa Tangani Tumor Otak

Humas Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Endro Sudarsono mengatakan pihak keluarga memutuskan untuk membawa Ba’asyir ke Rumah Sakit Nirmala Suri di Kabupaten Sukoharjo pada Sabtu pagi kemarin. Ia mengaku mendapatkan kabar tersebut setelah putranya, Abdul Rochim Ba’asyir mengabarkan kondisi ayahnya melalui grup WhatsApp.

“Jadi putranya Ustaz Iim mengonfirmasi di grup itu sekitar pukul 08.20 WIB, kalau Ustaz Abu dibawa ke rumah sakit karena menggigil terus kemudian agak sesak (napas) dan dibawa ke Rumah Sakit Nirmala Suri,” kata Endro saat dihubungi VIVA, Minggu, 26 Februari 2023.

Prabowo Bakal Bangun 66 RS di Pulau 3T, Target Selesai Akhir 2026

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari keluarganya, dia mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan Ba’asyir berangsur-angsur membaik setelah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Pihak keluarga juga yang menunggu Ba’asyir selama menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Prabowo Minta Menkes Bangun 500 RS Kualitas Tinggi di Seluruh Kabupaten Indonesia

“Hingga tadi malam, beliau masih di rumah sakit dan kondisinya membaik. Ustaz Iim juga ngabarin kalau sorenya beliau sudah mulai tenang,” ucapnya.

Hanya saja ketika disinggung mengenai kapan gejala sakitnya mulai muncul, Endro mengaku tidak tahu secara pasti.  Begitu pula terkait ruang perawatan Ba’asyir di rumah sakit saat ini, ia juga mengaku tidak tahu.

“Di ICU atau di bangsal, nanti coba saya tanyakan,” katanya.

Ilustrasi/ Aksi protes korban intoleransi beragama di Indonesia beberapa waktu lalu

SETARA Institute: Kasus Intoleransi Agama Anak Tangga Pertama Menuju Terorisme

SETARA Institute menyebut intoleransi adalah anak tangga pertama menuju terorisme atau ekstremisme kekerasan.

img_title
VIVA.co.id
27 Agustus 2025