Bunga Bangkai Hebohkan Warga Mataram

Bunga berbau bangkai berwarna merah keunguan dengan bagian tengah kekuningan
Sumber :
  • ANTARA/Waluyo

Mataram, VIVA – Warga Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), dihebohkan dengan kemunculan bunga berukuran relatif besar yang mengeluarkan aroma tidak sedap menyerupai bau bangkai.

img_title Detik-detik Penumpang Lompat ke Rel Saat KRL Melaju di Stasiun Tanah Abang, Sempat Bersujud

Bunga berwarna merah keunguan dengan bagian tengah kekuningan itu tumbuh tepat di luar pagar rumah warga di tepi Jalan Gili Air pada Kamis 27 November 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Waluyo, salah satu warga yang pertama kali mengecek lokasi, mengaku mendapat kabar tersebut saat berolahraga pagi.

img_title Kuasa Hukum Bantah Febrie Adriansyah Kenal Lucy yang Disebut Tan Kian Soal Rp40 Miliar

"Tahunya waktu olahraga pagi, ada tetangga bilang ini kok bunga ada bau bangkainya. Informasinya sudah ada sejak kemarin sore. Akhirnya saya datang memastikan," ujarnya.

Ia menambahkan aroma menyengat itu paling tercium pada waktu subuh. Setelah matahari terbit, baunya perlahan menghilang. "Kalau sudah agak siang tidak ada baunya. Dan tadi setelah subuh ada muncul bau tidak enak. Penuturan ibu-ibu yang lewat," katanya.

img_title Pelajar 14 Tahun Tewas Diduga Dipukul Balok Kayu Gara-gara Knalpot Brong di Banyumas

Pantauan di lapangan menunjukkan bunga tersebut mekar dengan mahkota yang terbuka lebar, tumbuh di sela-sela rumput dan dikelilingi pot tanaman. Letaknya yang berada di ruang terbuka membuat warga mudah melihatnya tanpa harus masuk ke lahan pribadi.

Sejumlah ibu rumah tangga terlihat mengabadikan momen itu menggunakan telepon genggam. Mereka menganggap kemunculan bunga tersebut sebagai peristiwa langka karena biasanya bunga beraroma bangkai tumbuh di hutan, bukan di area permukiman padat penduduk.

"Bunganya mekar sejak kemarin. Tadi pagi banyak warga yang melihat karena penasaran. Saya juga upload ke grup WA RT supaya orang tahu, karena mubazir kalau kita nggak ngerti. Orang saja pergi mencari sampai ke dalam hutan," tutur Waluyo.

Menurut warga setempat, kemunculan bunga berbau bangkai sebenarnya pernah terjadi beberapa tahun lalu. Namun pada waktu itu warga tidak terlalu memperhatikan karena bentuknya tidak se-mencolok sekarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai jenis bunga tersebut, masyarakat menduga bahwa bunga itu merupakan salah satu jenis bunga bangkai dari keluarga Araceae.

Beberapa spesies dalam kelompok ini memang dikenal mengeluarkan aroma busuk untuk menarik serangga tertentu yang berperan dalam proses penyerbukan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut