Gunung Marapi Erupsi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 500 Meter dari Puncak

Gunung Marapi meletus
Sumber :
  • VIVA.co.id/Andri Mardiansyah (Padang)

Jakarta, VIVA – Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi melaporkan erupsi terjadi dan menyemburkan abu vulkanik setinggi 500 meter. Gunung tersebut diketahui berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

img_title Penerbangan Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Mobilitas Warga Beralih ke Jalur Darat

Petugas PGA Gunung Marapi Bilal Allegra Munbaits menjabarkan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah tenggara. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 29,8 milimeter serta berdurasi 32 detik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terjadi erupsi Gunung Marapi pukul 10.19 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak gunung," kata di Kota Padang, Sabtu, 16 Mei 2026.

img_title Erupsi Anak Krakatau Ganggu 2.961 Penerbangan, 341 Ribu Penumpang Terdampak

Saat ini, gunung api setinggi 2.891 meter di atas permukaan laut (MDPL) tersebut berstatus Level II atau Waspada. Artinya, masyarakat dilarang berkegiatan di dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek).

Selain itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga mengingatkan adanya ancaman potensi lahar dingin, terutama bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak gunung api.

img_title Sejumlah Gunung Api di Indonesia Erupsi Bersamaan, Begini Kata Ahli Geologi

Kondisi tersebut terutama saat terjadi hujan atau musim hujan. Kemudian, apabila terjadi hujan abu, masyarakat diimbau menggunakan masker penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan saluran pernapasan.

Petugas PGA secara berkesinambungan terus mengingatkan tumpukan material akibat letusan gunung api tersebut dapat menyebabkan munculnya aliran air yang sewaktu-waktu berpotensi terjadinya banjir lahar dingin. (Ant)

Ilustrasi bandara

Akhirnya! Bandara Soetta Sudah Dibuka untuk Penerbangan Usai Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali membuka layanan penerbangan pada Selasa 8 September 2026 dini hari. Keputusan tersebut diambil setelah berproses.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut