Sosok Bunda Putri di Mata Faisal Basri

Bunda Putri dan Hilmi Aminuddin
Sumber :
  • Seruu.com
VIVAnews
img_title Evolusi Industri Otomotif: Dari Mesin Uap hingga Era Kendaraan Listrik dan Otonom
- Bunda Putri alias Non Saputri rupanya bukan sosok asing bagi ekonom Faisal Basri. Faisal mengenal ibu satu anak itu sebagai sosok yang luwes dan memiliki relasi sangat luas, termasuk dengan pejabat tinggi negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Persisten Lama

Nama Faisal yang pernah aktif di lembaga kajian ekonomi INDEF menyeruak seiring munculnya sosok Bunda Putri dalam persidangan kasus suap kuota impor sapi yang melibatkan sejumlah petinggi PKS. Wajahnya bersama Bunda Putri beredar dalam sebuah bingkai foto.
img_title Hilirisasi Nikel Indonesia: Pertumbuhan Ekonomi vs Kerusakan Lingkungan Cek Breaking NULL


Kepada VIVAnews, Faisal tidak menampik dekat dengan sosok Bunda Putri. Bahkan beberapa kali ia terlibat dalam proyek dengan wanita berambut pendek itu. Agar tidak simpang siur, Faisal menuliskan kedekatannya dengan Bunda Putri dalam blognya. "Saya tidak mungkin melayani satu per satu pertanyaan wartawan atau pertanyaan di twitter, atau muncul di sana atau di sini, makanya saya tulis di blog yang bisa dibaca semua," kata Faisal.

Dalam tulisannya itu, Faisal menuliskan secara runtut awal perkenalannya dengan perempuan berkaca mata tersebut.

"Saya pertama kali bertemu Bunda Putri tahun 2007 di coffee shop hotel Le Meridien, diperkenalkan oleh Kosasih yang juga baru saya kenal ketika itu," kata Faisal. Perkenalannya dengan Kosasih sendiri lewat Azwar Zulkarnaen, rekannya di Pergerakan Indonesia. Kosasih dan Azwar berkecimpung dalam bisnis tambang batubara.

"Bunda Putri menemui saya setelah bertemu dengan seorang menteri Somalia yang sedang berkunjung di Jakarta. Entah apa urusannya, Bunda Putri tak bercerita. Saya diajak bertemu Bunda Putri oleh Azwar karena menurutnya Bunda Putri hendak memberikan gambaran tentang peta politik di Jakarta. Kala itu saya berniat mengikuti konvensi bakal calon gubernur Jakarta yang diselenggarakan oleh PDI-Perjuangan. Menurut Azwar, Bunda Putri adalah anak dari Ahmadi, ketua DPD Golkar Jakarta di zaman Soeharto," beber Faisal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Pertemuan berlangsung singkat karena malam menjelang larut. Tak banyak yang dibicarakan. Analisis Bunda Putri tentang peta politik Jakarta pun, di mata Faisal, tak ada yang baru dan kontak tak berlanjut. Faisal malah lebih banyak meminta nasihat politik dari Sarwono Kusumaatmaja, sejak dulu hingga pilkada 2012 yang lalu.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut