Gempa 6,4 SR Guncang Talaud

BMKG Minta Warga Waspada Gempa Susulan

Ilustrasi gempa
Sumber :
  • Pixabay

VIVA.co.id - Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Mochammad Riyadi mengatakan, pihaknya terus memantau gempa bumi susulan setelah terjadi gempa bumi berkekuatan 6,4 skala richter (SR) di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Senin, 11 Januari 2016, pukul 23.38 WIB.

"Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap gempa susulan yang umumnya kekuatannya lebih kecil," ujarnya dalam pernyataan pers yang dilansir di laman BMKG, Selasa, 12 Januari 2016.

Mochammad menyebutkan, gempa bumi tektonik dengan kedalaman 10 kilo meter (km) itu tidak menimbulkan tsunami, meski gempa berpusat di laut. Hal itu karena kekuatannya tidak cukup untuk membangkitkan perubahan di dasar laut yang bisa memicu tsunami.

Selama satu jam setelah terjadi gempa bumi, berdasarkan pantauan BMKG, terjadi gempa susulan sebanyak tiga kali dengan kekuatan terbesar 5.0 SR.

Berdasarkan hasil analisis tingkat guncangan (shakemap), intensitas gempa bumi di sekitar Melonguane adalah III-IV Modified Mercalli Intensity (MMI) atau skala kekuatan gempa, sehingga diperkirakan tidak ada kerusakan.

Mochammad mengatakan, berdasarkan posisi dan kedalamannya, kejadian gempa bumi ini disebabkan aktivitas zona subduksi, yang terbentuk akibat tumbukan atau penunjaman Lempeng Pasifik terhadap Lempeng Eurasia.

BMKG: Jabodetabek Hujan Mulai Siang sampai Malam

(mus)