World Sight Day 2016: Solid dan Sinergi Mencegah Kebutaan

World Sight Day 2016: Solid dan Sinergi Mencegah Kebutaan
Sumber :

Melihat data tersebut, Kementerian Kesehatan melakukan sejumlah tindakan. Pertama, pengendalian faktor risiko melalui promosi kesehatan. Kedua, peningkatan screening/deteksi dini gangguan penglihatan dan kebutaan pada keluarga masyarakat berisiko. Ketiga, meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan mata yang komprehensif dan merata di fasyankes primer dan rujukan melalui sistem Jaminan Kesehatan Nasional.

img_title Kemenkes Bantah Kabar Pasien Positif Corona Tak Tahu Telah Terinfeksi

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dr. H.M.Subuh, MPPM menegaskan, dalam mengendalikan gangguan penglihatan dan kebutaan Kementerian Kesehatan melakukan langkah konkret, yakni dengan terus mengumpulkan data besaran masalah penyebab gangguan penglihatan dan kebutaan. Kementerian Kesehatan juga meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dan menyediakan layanan kesehatan mata yang komprehensif, bermutu, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hal itu dilakukan untuk mencapai target 'Mata Sehat 2020', yakni setiap penduduk Indonesia pada tahun 2020 memperoleh hak untuk melihat secara optimal," ujarnya.  

img_title WNI dari Wuhan di Natuna DIberi Trauma dan Political Healing

Hari Penglihatan Sedunia

Agar masyarakat luas mengetahui pentingnya kesehatan mata, Kemenkes memperingati  World Sight Day (WSD) 2016 atau Hari Penglihatan Sedunia dengan tema ‘Solid dan Sinergi Mencegah Kebutaan’. WSD diperingati setiap tahun pada hari Kamis minggu kedua bulan Oktober, sebagai bentuk dukungan terhadap komitmen global Vision 2020: The Right to Sight. Tujuan peringatan Hari Penglihatan Sedunia adalah untuk mengampanyekan agar seluruh warga dunia memusatkan perhatian pada isu global tentang gangguan penglihatan dan kebutaan.

img_title Cegah Virus Corona ke RI, Kemenkes Pasang Thermo Scanner di 135 Titik

Meramaikan WSD 2016, Kementerian Kesehatan mengajak masyarakat untuk mengikuti rangkaian kegiatan, salah satunya lomba fotografi bagi anak SLTA di DKI Jakarta dengan tema ‘Jaga mata  kita dengan pola hidup sehat’.

"Semoga upaya ini memberikan dampak nyata pada pembangunan kesehatan dalam mewujudkan manusia Indonesia yang berkualitas, memiliki produktivitas tinggi dan daya saing di pasar luar negeri," kata Menkes. (webtorial)

Menkes Terawan saat mendengar pidato Presiden Jokowi

Sentil Kementerian Kesehatan, Jokowi: Jangan Bertele-tele!

Santunan bagi pelayanan covid-19 sebaiknya cepat dicairkan.

img_title
VIVA.co.id
29 Juni 2020
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut