Komnas Perempuan Ingin Pembela HAM Jadi Terminologi

Para perempuan pembela HAM
Sumber :
  • VIVA.co.id / Raudhatul Zannah

VIVA.co.id – Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan berencana menempatkan perempuan pembela hak asasi menjadi sebuah terminologi yang diakui negara.

Curhat Sampai Nangis-nangis ke Komnas Perempuan, Paula Verhoeven Disebut Depresi Akibat Perceraian

"Saya ingin bisa menempatkan mereka dalam terminologi negara, sejajar dengan pekerja sosial, sejajar dengan kader-kader program pemerintah yang selama ini sudah diakui aktivitasnya oleh negara," kata Ketua Komnas Perempuan, Azriana, di Hotel Millenium, Jakarta Pusat, Kamis, 8 Desember 2016.

Harapannya agar para perempuan itu mendapat pengakuan negara. Dengan pengakuan, menurut Azriana, mereka bisa lebih giat bekerja. “Karena mereka tahu, mereka dilindungi keamananannya, dilindungi dari intimidasi, dan kekerasan dalam bekerja," jelasnya.

Komnas Perempuan Sebut Paula Verhoeven Alami Trauma dari Baim Wong

Di samping itu, pengakuan negara akan memberikan pemahaman pada masyarakat dan pemerintah tentang perjuangan mereka.

"Jadi, semoga saja inisiatif ini bisa semakin mengenalkan kepada publik, terutama kepada pemerintah tentang perjuangan dan kerentanannya. Selama ini memang mereka bekerja tidak selalu terlihat, tetapi mereka bekerja tenang," ujarnya. (ase)

Pihak Komnas Perempuan Angkat Bicara, Terungkap Aduan Paula Verhoeven
Paula Verhoeven (kiri).

Respons Kuasa Hukum Baim Wong Soal Paula Lapor Komnas Perempuan: Halu!

Kuasa hukum Baim Wong menyebut laporan Paula Verhoeven ke Komnas Perempuan sebagai “halu” dan tak berdasar. Paula tuding alami KDRT

img_title
VIVA.co.id
13 Mei 2025