Kapolda Banten: Satu Terduga Teroris Tewas Ditembak Densus

Ilustrasi/Tim Densus 88 Antiteror
Sumber :
  • ANTARA/Muhammad Iqbal

VIVA.co.id – Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri siang tadi menggerebek empat terduga teroris di Kota Cilegon, Banten. Dalam operasi tersebut, sempat terjadi aksi baku tembak, yang menyebabkan satu terduga teroris dilaporkan tewas. Bukan empat, seperti yang diberitakan sebelumnya.

img_title Produk Udang di Serang Terkontaminasi Zat Radioaktif, Puan: Rugikan Masyarakat!

Kepala Polisi Daerah Banten, Brigadir Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mengungkapkan baku tembak itu terjadi di kawasan industri Ciwandan, Kota Cilegon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaku empat orang terduga teroris, satu meninggal. Identitas semua laki-laki. Satu orang lagi meninggal dan dibawa ke rumah sakit Kramatjati (RS Polri, red)," kata Listyo seperti dikutip dari wawancara dengan tvOne, Kamis, 23 Maret 2017.

img_title PMI Manufaktur RI Tumbuh Melambat, Menperin Genjot Reformasi Kebijakan TKDN

Menurut Sigit, dari informasi yang diketahui, tim Densus 88 sedang melakukan pengintaian sekaligus penangkapan. Namun, saat penggerebekan, empat terduga teroris melakukan perlawanan.

"Tadi siang dilakukan pengejaran dan penangkapan. Tapi, saat dihentikan berusaha menabrak dan dilakukan penembakan. Satu orang tewas, tiga orang masih diamankan," jelasnya.

img_title Utang Tak Dibayar, Agen Gas Elpiji di Kebon Jeruk Tewas Ditikam Kerabat Pakai Pisau Dapur

Terkait kronologi peristiwa, Listyo belum bisa menjelaskan karena pihak Mabes Polri akan memberikan keterangan resmi.

"Yang bisa saya jelaskan demikian. Untuk lebih jelasnya nanti silakan tanya Mabes Polri. Nanti ada keterangan pers," tuturnya. (ren)

Ilustrasi pembunuhan.(U-Report)

Senggolan Joget Berujung Maut di Kafe Kemayoran, 1 Remaja Tewas Ditusuk, 7 Pelaku Dibekuk

Malam di sebuah kafe kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, berubah jadi tragedi berdarah. Pasalnya, seorang remaja tewas usai ditusuk dalam keributan.

img_title
VIVA.co.id
3 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut