Penjual Daging Sapi Campur Babi Dibekuk

Barang bukti daging sapi yang dioplos dengan daging babi yang diungkap di Pasar Semolowaru, Surabaya, dibeberkan aparat Polda Jatim pada Kamis, 26 Mei 2016.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Nur Faishal

VIVA.co.id – Kepolisian Resor Lubuk Linggau Sumatera Selatan membekuk dua orang pedagang daging sapi oplosan di daerah itu, Minggu, 4 Juni 2017.

img_title Harga Beras, Cabai, Gula, Daging Sapi, hingga Minyak Goreng Kembali Anjlok, Cek Daftarnya

Dari pemeriksaan, kedua pelaku, Amri (39 tahun) dan Kodri (46), terbukti mencampur daging babi dengan sapi lalu dijual ke pasar tradisional setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Lubuk Linggau AKBP Hajjat Mabrur Bujangga menyebutkan, saat keduanya ditangkap didapati barang bukti berupa 49 kilogram daging babi dalam sebuah karung.

img_title Harga Beras Turun Diikuti Cabai, Bawang, Daging Sapi, hingga Minyak Goreng

"Setelah dioplos, pelaku akan menjualnya di pasar dan dibilang daging sapi," kata Hajjat.

Kini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif. Sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor, telepon seluler, timbangan daging, tulang sapi, pisau dan kampak pun menjadi barang bukti. (one)

img_title Harga Beras, Daging Sapi, Daging Kerbau hingga Gula Kompak Turun, Cek Daftarnya
Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional

Harga Cabai Makin Anjlok, Diikuti Beras, Daging Sapi, Daging Ayam, hingga Telur

Bapanas melaporkan, harga cabai rawit merah secara nasional turun menjadi Rp 43.991 per kilogram (kg), dari sebelumnya Rp 46.235 per kg.

img_title
VIVA.co.id
3 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut