Amien Rais Cium Ada Dugaan Kecurangan Pemilu 2024: Partai Ummat Disingkirkan

Amien Rais saat deklarasikan Partai Ummat.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Syaefullah.

VIVA Politik - Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais memberikan informasi mengejutkan mengenai Pemilu 2024. Amien Rais menduga bakal terjadi kecurangan pada tahapan verifikasi faktual partai politik atau parpol peserta Pemilu 2024 oleh KPU RI. 

Saparudin-Dessy Ungguli 3 Calon Lain di Quick Count PSU Pangkalpinang

Amien mengatakan demikian karena dapat informasi bahwa KPU tak akan meloloskan Partai Ummat untuk mengikuti Pemilu 2024. 

Diketahui, KPU setelah melakukan verifikasi administrasi dan faktual, akan mengumumkan partai mana saja yang ikut Pemilu 2024, pada Rabu, 14 Desember 2022. 

Bambang Pacul Bakal Pimpin Strategi Pemilu PDIP di 2029, Julukannya "Komandan Korea"

"Bahwa pada 14 Desember nanti, seluruh partai baru dan non-parlemen akan diloloskan oleh KPU, kecuali Partai Ummat," kata Amien dikutip VIVA dari akun @amienraisofficial, Selasa, 13 Desember 2022.

Penghitungan Surat Suara Pemilu 2019. (Foto ilustrasi).

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa
Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu pada 28 Desember 2025

Menurut Amien, jika keputusan itu benar-benar terjadi, maka KPU sangat tidak adil dan bias dalam menentukan peserta Pemilu. Apalagi, kata dia, sejumlah masyarakat sipil telah menemui kejanggalan pada verifikasi parpol yang diduga KPU berusaha meloloskan partai tertentu.

"Nampaknya atas perintah kekuatan yang besar, Partai Ummat menjadi partai satu-satunya yang disingkirkan sehingga tidak bisa mengikuti Pemilu 2024," jelas Amien.

Amien Rais dan elite Partai Ummat daftar ke KPU.

Photo :
  • ANTARA FOTO

Maka itu, Amien menekankan, Partai Ummat menuntut tiga hal penting.  Pertama, kata dia, Partai Ummat mendesak tahapan verifikasi parpol yang sudah dilakukan KPU agar diaudit tim independen.

"Kedua, menuntut agar seluruh hasil verifikasi administrasi yang dilakukan KPU terhadap partai-partai parlemen untuk juga dilakukan audit secara independen dan dibuka seluas-luasnya kepada publik," kata Amien.

Ketiga, lanjut mantan Ketua MPR itu, mendesak Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) segera memeriksa seluruh jajaran KPU Pusat. Hal ini terkait dugaan intervensi KPU Pusat terhadap KPU Provinsi dan Kota.

"Dan, segera memecat oknum-oknum yang melakukan pelanggaran. Pernyataan ini dibuat untuk menyelamatkan demokrasi yang sedang sekarat di negeri ini," kata Amien.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia

Golkar Tawarkan 3 Alternatif Sistem Pemilu ke Prabowo: Terbuka, Tertutup dan Hybrid

Golkar nilai sistem demokrasi di Indonesia saat ini terlalu mahal, rumit, dan cenderung menyuburkan praktik pragmatisme di kalangan masyarakat

img_title
VIVA.co.id
28 Agustus 2025