Mau Pernikahan Mewah Tapi Duit Pas-Pasan, Ikuti Cara Ini
- Pixabay/Meditations
4. Mengurangi kebiasaan bepergian
Kebiasaan hura-hura bersama teman sebaiknya dicoret dari list kegiatan di hari libur atau saat weekend. Sama seperti ngedate, bepergian bersama teman juga menghabiskan banyak biaya. Parahnya, biaya yang dikeluarkan untuk bersenang-senang dengan teman malah lebih mahal dibandingkan bersenang-senang dengan pacar.
Boleh saja kalau ingin bepergian bersama teman. Tapi, perhatikan tempat seperti apa yang akan dikunjungi. Kalau kira-kira tempatnya mewah, sebaiknya skip saja karena uang yang dihabiskan pasti lebih banyak. Daripada bersenang-senang demi kenikmatan satu malam, lebih baik menabung demi kenikmatan seumur hidup bersama orang yang dicintai.
5. Kasih kado sederhana di hari spesial
Momen tukaran kado di hari spesial jadi kebiasaan anak muda yang lagi dimabuk asmara. Kalau rencana untuk menikah sudah ditetapkan, momen ini bisa di skip. Tanpa memberi atau tukaran kado sekalipun, Anda dan pasangan sudah sama-sama mengerti kalau ada yang lebih penting dibanding bertukar kado.
Sesekali bertukar kado sih tidak apa-apa. Tapi, kado yang diberi tidak perlu terlalu mahal. Yang terpenting adalah ketulusan hati saat membeli kado tersebut dan seberapa berharganya kado tersebut kepada pasangan.
6. Mencatat arus kas masuk dan keluar secara detail
Yang namanya berhemat, semua harus dicatat. Pendapatan dan pengeluaran sekecil apapun sebaiknya dicatat secara detail untuk mengetahui kondisi keuangan Anda dan pasangan sebelum membangun bahtera rumah tangga. Dengan cara ini, kebiasaan buruk dalam mengelola keuangan pun lebih mudah diketahui.Â
Sehingga Anda dan pasangan bisa sama-sama memperbaiki diri demi mewujudkan kondisi finansial yang sehat sebelum pesta pernikahan berlangsung.
Pernikahan terwujud dengan cara berhemat
Hal apapun yang kita inginkan sebenarnya bisa terwujud jika kita mau hidup hemat dan mampu mengendalikan hawa nafsu untuk berbelanja. Gaji pas-pasan sekalipun bukan jadi faktor penghalang untuk selalu menunda pesta pernikahan.Â
Karena dengan penghematan finansial dan perencanaan yang matang, pernikahan pun bisa terwujud tanpa harus takut kekurangan biaya.