Sri Mulyani Ungkap Penyebab Harga Pertamax Melonjak

Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA – Harga bahan bakar minyak non subsidi, di antaranya Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex naik per Minggu 1 Juni 2018. PT Pertamina mengatakan, besaran kenaikannya berkisar antara Rp600 sampai Rp900 per liter.

img_title Dampak Konflik Iran vs Israel dan AS: Picu Harga BBM dan Tarif Listrik Naik, Ekonomi Melambat

Namun, kenaikan ini tidak berlaku untuk bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, Premium, ataupun Solar yang masih disubsidi pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan menaikkan harga BBM ini merespons kenaikan harga minyak dunia yang terus naik. Apalagi, Indonesia saat ini masih menjadi net importir minyak.

img_title Terpopuler: Harga BBM Naik Februari 2025, Mobil Raffi Ahmad di LHKPN

Menanggapi itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai, kenaikan harga BBM jenis Pertamax Cs adalah aksi korporasi dari PT Pertamina.

"Itu kan corporate ya, dilakukan oleh Pertamina," kata Sri, usai rapat di gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin 2 Juli 2018.  

img_title BBM Shell Langka di SPBU Tapi Harganya Naik per Februari 2025

Dalam rapat dengan Komisi XI tersebut, Sri juga menyebut bahwa alokasi anggaran subsidi harus ditambah, di tengah kenaikan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah yang melemah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, dia juga mengakui, nilai tukar rupiah yang melemah justru memicu kenaikan pajak migas dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari migas.

"Harga minyak naik dan kurs melemah, pajak migas dan PNBP. Makanya, hanya murni dari situ, defisit bisa lebih kecil," katanya. (asp)

ilustrasi harga BBM dan SPBU Pertamina (dok: Pertamina)

Perang Iran-Israel Makin Panas, Pertamina Ungkap Dampaknya ke Harga Pertamax cs

Ekskalasi perang Iran-Israel terus meningkat, utamanya usai keterlibatan Amerika Serikat (AS) yang turut menyerang fasilitas nuklir Iran pada akhir pekan.

img_title
VIVA.co.id
23 Juni 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut