Cara Lepas dari Jeratan Pinjaman Online
- Halomoney.
2. Tunjukkan itikad baik pada pemberi utang
Tunjukkan itikad baik pada pemberi utang bahwa Anda memiliki niat untuk melunasi pinjaman tersebut. Cobalah untuk mengkomunikasikan pada pemberi utang apa kira-kira opsi yang bisa Anda lakukan agar utang tetap bisa terlunasi.
Misalnya, meminta perpanjangan waktu jatuh tempo pembayaran, meminta hitungan bunga agar dihentikan lebih dulu dengan perjanjian Anda akan membayar utang secepatnya, dan sebagainya.
Intinya, Anda harus menunjukkan bahwa sebagai debitur atau peminjam, Anda memiliki itikad dan niat baik untuk menyelesaikan utang. Ingat, utang harus dibayar. Jadi, melarikan diri dan memilih sikap “ngemplang” tidak akan menyelesaikan masalah.
3. Kumpulkan dana pembayaran utang
Langkah berikutnya adalah, mengumpulkan dana untuk membayar utang. Cara pertama yang harus Anda tempuh, memakai penghasilan yang Anda miliki setelah dikurangi kebutuhan hidup sehari-hari. Bila masih belum memadai, Anda bisa menimbang untuk menjual atau mengagunkan aset yang Anda miliki agar bisa segera mendapatkan dana pelunasan utang.
Aset yang bisa Anda agunkan bisa berupa kendaraan bermotor, perhiasan emas, gadget dan lain-lain. Apabila hal itu belum memadai, Anda bisa meminta bantuan kerabat atau keluarga Anda agar bisa mendapatkan pinjaman lunak tanpa bunga untuk menambahi kebutuhan pembayaran utang tersebut.
4. Mulailah dari utang paling mahal
Bila kondisi Anda adalah memiliki banyak utang dari berbagai pemberi pinjaman, mungkin Anda bertanya-tanya, utang mana dulu yang perlu Anda selesaikan? Langkah yang tepat adalah menyelesaikan utang yang memiliki bunga paling mahal.
Utang dengan bunga paling mahal bila tak segera diselesaikan bisa semakin menggunung dan kian mencekik Anda kelak. Setelah utang paling mahal bisa Anda atasi, beranjak ke utang lain hingga lambat laun Anda bisa menutup semua beban utang Anda.
5. Ambil pelajaran berharga
Masalah utang adalah permasalahan serius keuangan yang tidak sepatutnya diremehkan. Kemudahan mendapatkan pinjaman online bukan berarti membuat Anda lengah saat memutuskan mengajukan pinjaman.
Pinjaman sekecil apapun harus didahului oleh perhitungan finansial yang matang terkait kemampuan pembayaran cicilannya kelak. Bila Anda tidak sanggup membayarnya kelak, lebih baik Anda tidak memaksakan diri mengambilnya.