Tips Raup Untung dari Urban Farming
- www.thetreemag.com
5. Jangan lupa siapkan pembatas untuk tanaman
Siapkan sebuah pembatas dari kayu atau bahan lainnya bila Anda menanam beberapa jenis tanaman. Ini akan memudahkan Anda untuk melakukan perawatan sesuai dengan kebutuhan tanaman tersebut.Â
Buat area urban farming ini secara terbuka, sehingga tanaman bisa memperoleh sirkurasi udara dan matahari dengan cukup.Â
6. Sediakan juga lahan bebas air
Bisnis urban farming dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca di tempat tinggal Anda. Jika Anda memilih menanam seperti kangkung, pok coy, kemangi dan tomat yang sangat cocok ditanam di wilayah tropis, jangan lupa menyediakan lahan yang terbebas dari air supaya bisa tumbuh subur.Â
7. Menanam secara vertikal
Tanaman apa pun sebenarnya dapat tumbuh di mana saja, termasuk di pot yang terbuat dari batako. Untuk metode penanaman yang sedikit berbeda, mengingat lahan yang digunakan sangat sempit, tanam tanaman hidroponik secara vertikal menyerupai bentuk anak tangga. Alhasil, jumlah tanaman yang berhasil ditanam akan semakin banyak.
8. Siapkan obat pembasmi hama
Agar tanaman hidroponik Anda tumbuh bagus tanpa cacat di bagian daun, jangan lupa untuk menyemprotkan obat pembasmi hama secara rutin. Untuk mempertahankan sifat organik tanaman, semprotkan pembasmi hama berbahan organik yang terbuat dari campuran bawang putih dan daun mint.
Manfaatkan sejengkal lahan untuk raup untung
Bertani dan berkebun tidak harus memiliki lahan luas. Kreatiflah dan berkarya untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah dari hasil urban farming.Â
Terlebih lagi bagi Anda yang gemar bercocok tanam. Tinggal di daerah perkotaan kini bukan lagi kendala untuk menyalurkan hobi Anda, sekaligus menjadi pengusaha sukses dari berkebun. (asp)