Tarif Turun 50 Persen Mulai 10 Juli, Ada 11.626 Kursi dari 208 Flight

Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian, Susiwijono Moegiarso. (tengah)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Fikri Halim

VIVA – Pemerintah memastikan tarif tiket pesawat berbiaya rendah atau low cost carrier (LCC) yang telah ditetapkan turun 50 persen akan berlaku pada 00.00 waktu setempat malam ini, Kamis, 11 Juli 2019. 

Kemenko Perekonomian dan RMIT Teken MoU Kembangkan Pengetahuan Terkait Keamanan Siber

Pemerintah pun telah menjabarkan secara rinci jumlah penerbangan, waktu tiket murah yang tersedia, hingga rute yang tersedia. Itu untuk maskapai Citilink maupun Lion Air.

"Ini mulai berlaku 00.00 nanti. Daftarnya langsung masuk ke sistem maskapai masing-masing," kata Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono, di kantornya, Jakarta, Rabu 10 Juli 2019.

Serius Lakukan Aksesi OECD, Indonesia Tunjukkan Komitmen Anti-Bribery untuk Wujudkan Transparansi dan Fair Economy

Seperti diketahui, tarif tersebut  berlaku untuk 11.626 seat dari 208 flight maskpai berbiaya rendah, yakni Citilink dan Lion Air. Diskon yang diberikan untuk rute domestik tertentu sebesar 50 persen dari Tarif Batas Atas (TBA) dengan besaran 30 persen dari total kapasitas bangku pesawat.

Dia memastikan, nantinya akan ada evaluasi mingguan setiap hari Jumat untuk memantau kelancaran pelaksanaan kebijakan tersebut. Meski tidak ada sanksi yang diberlakukan, namun hal itu sudah menjadi komitmen utama maskapai, pengelola bandara, penyedia bahan bakar maskapai, hingga operator navigasi bandara.

Perekonomian Nasional Tetap Solid Sepanjang 2024, Menko Airlangga: PDB Per Kapita Indonesia Mengalami Peningkatan

"Angkanya sekitar itu, 30 persennya dari total bangku. Misal dia karena ada event tertentu, terus cuma dikasih 10 persen, enggak boleh. Pengawasan monitoring dan evaluasinya kita lakukan," tuturnya.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, dalam konferensi pers di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa, 15 April 2025

Anindya Bakrie Optimistis MoU Kadin-FEADC Bantu Dongkrak Perdagangan dan Investasi RI-Rusia

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie berharap ke depannya hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Rusia akan semakin berkembang.

img_title
VIVA.co.id
15 April 2025